|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Soal kasus penipuan di Dumai
Universitas dan Fakultas Harus Perketat Pengawasan
|
Terungkapnya aksi penipuan dengan menggunakan proposal yang disinyalir dilakukan oleh sejumlah oknum mahasiswa, menurut Ketua Senat Mahasiswa Fisip Unsrat Altin Tumengkol, merupakan bentuk pelecehan terhadap lembaga pendidikan.
Untuk itu kepada Komentar Senin (14/08) kemarin, dengan tegas Tumengkol menyatakan agar hal ini segera diusut oleh pihak berwenang. “Sebab selain merupakan pelecehan terhadap Unsrat, hal ini juga adalah penipuan dan pelanggaran terhadap hukum,” tegas Tumengkol.
Lebih lanjut, untuk menghindari terulangnya peristiwa memalukan ini Tumengkol menghimbau setiap instansi atau lembaga yang menerima proposal yang mengatasnamakan institusi pendidikan melakukan pengecekan kembali. “Jadi begitu ada proposal yang masuk, sebaiknya dicek lagi ke fakultas bersangkutan untuk mengetahui keabsahannya. Sehingga hal memalukan seperti ini tidak akan terjadi lagi,” tandas Tumengkol.
Di sisi lain, Tumengkol juga menyorot mengenai lemahnya pengawasan pimpinan, baik di tingkat fakultas maupun universitas. “Sebab tidak mungkin ada mahasiwa yang berkegiatan di luar daerah tanpa sepengetahuan dari dosen dan pimpinan,” imbuhnya.
Selain itu disinyalir pengajuan proposal di tingkat universitas dan fakultas seringkali terlelu mudah untuk dibuat. “Entah melalui prosedur akademik ataupun seringkali mencatut/meniru tandatangan serta membuat cap palsu,” imbuhnya.(vic)
|
|