HOME : FOOTBALL

Headlines News  

15 August 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Esok, SBY Umumkan Kenaikan Gaji PNS


Kabar gembira berhembus bagi kalangan PNS. Tahun depan, PNS akan menikmati kenaikan gaji lagi. Kabar ini akan dipastikan Presiden SBY dalam pidato Nota Keuangan RAPBN Tahun 2007 di DPR, 16 Agustus esok. 

Kepastian kenaikan gaji PNS ini, dibenarkan Menteri Ke-uangan Sri Mulyani Indrawati di kantornya, akhir pekan la-lu. “Iya naik,” katanya. Sa-yangnya, dia tidak mengung-kapkan persentase kenaikan-nya. “Masak saya mau mem-bocorkan pidato presiden. Nanti biar tepuk tangannya pas lagi bapaknya pidato dong,” ujar Sri Mulyani. 
Seperti diketahui, untuk tahun 2006 ini, pemerintah telah menaikkan gaji PNS rata-rata 15 persen. Lalu berapa persen di tahun 2007 depan? Dalam dokumen RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Tahun 2007, tercantum ang-garan pembenahan manaje-men kepegawaian sebesar Rp 142,6 miliar. Jumlah ini ter-masuk untuk membenahi sistem remunerasi data PNS, pembinaan karier berdasarkan prestasi kerja, dan penerapan reward and punishment. 
Sri Mulyani mengakui, kenai-kan gaji PNS akan berimplikasi pada budget. ’’Tentu ada per-soalan mengenai sistemnya. Oleh karena itu, meninjau sis-tem tidak dapat dilakukan seca-ra cepat dan simpel. Tapi akan menyentuh hal-hal yang sifatnya sangat fundamental,” ujarnya.
Pada bagian lain, terkait pi-dato presiden esok, bakal ada-nya ancaman hujan interupsi. Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicated (SSS) Soekardi Rinakit mengatakan, warning PDIP yang akan menginterupsi SBY adalah suatu hal yang positif. 
“Itu warning agar SBY jangan berpidato soal konsep saja. Mau tak mau SBY harus siapkan capaian riil apa yang sudah dilakukan pemerintah selama ini,” komentarnya. Sikap ma-syarakat yang kritis tidak bisa dikelabui hanya dengan baha-sa-bahasa “dewa”, sehingga apa yang dikatakan presiden tidak membumi. Soekardi meng-ingatkan agar SBY secara lugas dan jelas menyampaikan, apa yang sudah dihasilkan pe-merintahannya sampai saat ini. 
“Jangan sampai SBY me-makai bahasa yang ‘berbunga-bunga’ dan muluk-muluk se-hingga tidak dipahami rakyat. Jangan bilang ‘kami sudah lakukan ini, itu’. Pemboho-ngan. Wajar kalau itu diinte-rupsi. Tuhan saja bisa kita interupsi setiap saat. Kenapa tidak,” tukasnya seraya me-nyebutkan, terlalu banyak hal yang belum dilakukan SBY sampai sekarang.(rmc/dtc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin