HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

16 August 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Tribun


Salonpas Int. Tennis Championship 06
Petenis Unggulan Belum Terbendung
PARA petenis unggulan ternyata masih belum terbendung saat bertanding di Salonpas Int. Tennis Championship 2006 di Lapangan Tenis Sario Manado, kemarin. Tampil dengan kepercayaan diri yang tinggi, petenis unggulan seperti Takahiro Terachi mampu mengatasi lawannya sesama petenis Jepang, Hiroki Kondo dengan rubber set, 1-6, 6-4, 6-4.
Sementara itu, petenis tuan rumah, hingga berita ini diturunkan masih tengah berjuang untuk mendapatkan tiket ke babak selanjutnya. Pri-ma Simpatiaji menghadapi Hsin-Han Lee dari Cina Taipei, Su-wandi menghadapi Christian Carere dari Kanada, Robert Wi-nokan melawan Wang-Cheng Hsieh, Bonit Wiryawan meng-hadapi sesama pemain Indo-nesia, Faisal Aidil dan Ayrton Wibowo melawan Elbert Sie.
Pelaksanaan Salonpas Int. Tennis Championship 2006 ternyata cukup diminati para penggemar tennis Sulut. Buk-tinya, ratusan penonton selain memberikan dukungan kepada petenis Indonesia, mereka juga mensuport petenis-petenis manca negara yang tampil ge-milang. Tak heran jika rangkaian pertandingan Indonesia Men’s Futures F-3 tersebut, ber-langsung ramai.
Diantara para penonton yang berjubel di Lapangan Tenis Sario Manado, tampak Ketua Umum Pengprop Pelti Sulut, Ir GSV Lumentut. Didampingi Ketua Panpel, Drs Albert Wuysang, orang nomor satu di cabang olahraga tennis Sulut itu tam-pak terpesona dengan penam-pilan petenis-petenis manca negara di iven berhadiah total 8 ribu dolar AS tersebut. Kejuaraan tennis yang diper-untukkan bagi pemain putra tersebut diikuti petenis manca negara seperti Jepang, AS, Cina Taipei, Australia dan beberapa negara lainnya. Selain mem-perebutkan total hadiah 8 ribu dolar AS, pada kejuaraan terse-but para petenis akan memiliki peluang untuk memperbaiki ranking dunia mereka.(dni)


Bridge Fatek Unsrat Sediakan Hadiah Rp 12 Juta
HADIAH menarik disediakan pihak Panitia Pelaksana Open Tournament Bridge mempe-ringati Dies Natalis Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ke-42. Tornament Director, Ir Chris Hombokau MT, kepada Ko-mentar, kemarin mengatakan bahwa , pihak panpel yang dike-tuai Prof Ruddy Tenda DEA dan Sekretaris Lucia Lefrandt ST MT, telah menyediakan total hadiah sebesar Rp 12 juta bagi pemenang kejuaraan yang bakal digelar 18-20 Agustus 2006.
Menurut Hombokau, iven tersebut akan mempertan-dingkan kategori umum, pelajar, junior dan intern kampus Un-srat. “Iven yang bakal dilaksa-nakan di Auditorium Unsrat mulai pukul 14.00 WITA akan menyediakan hadiah menarik. Untuk itulah, pihak panpel telah menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp 100 ribu bagi peserta kategori umum dan untuk intern kampus tidak dipungut bayaran,” kata Hombokau, yang juga adalah alumni Fatek Unsrat 1981.
Lebih jauh dikatakan Direktur Sekolah Bridge Tonaas Wangko (SBTW) tersebut, selain hadiah uang pembinaan, pihak panpel juga menyediakan hadiah berupa tropi. “Selain uang pembinaan, pihak panitia juga telah menyiapkan tropi bagi peme-nang. Untuk keterangan pen-daftaran atau lain-lain bisa menghubungi pihak panpel atau langsung menghubungi saya,” imbuh Hombokau, seraya me-ngatakan bahwa iven tersebut mendapatkan support penuh dari Dekan Fatek Prof DR Ir Ellen Kumaat, MSc DEA. Sementara itu, mengenai teknis pelaksanaan kejuaraan, Hombokau menga-takan akan menggunakan sistim Swiss pendahuluan 16 tim dibagi empat pool. “Setiap pool akan ber-main round robbin tiga babak un-tuk mencari dua tim terbaik ke babak delapan besar. Setelah dela-pan besar, pertandingan dilak-sanakan dengan sistem knock out. Begitu juga di babak empat besar,” katanya.(dni)



Pelajar Sulut Raih Gelar di Cabang Bridge Usia Dini
PELAJAR asal Sulut, Megan Latjandu dan Edwin Setiawan dari SD Katolik Don Bosco Ma-nado tampil gemilang saat ber-laga di Pekan Olahraga Usia Dini Nasional di Ragunan Ja-karta Selatan, 10-14 Agustus 2006 lalu. Bersaing dengan 29 Propinsi se-Indonesia, pelajar asal Sulut itu mampu meraih gelar juara di kategori bridge beregu dan runner up di nomor pasangan.
Menurut Joseph Kaunang, yang merupakan pelatih kedua pelajar tersebut, ketika tampil di nomor beregu, pelajar Sulut yang bergabung dengan Sumatera Barat berhasil meraih medali emas. Semen-tara di nomor pasangan, Megan dan Edwin hanya mampu meraih posisi runner up dibawah pelajar asal Bali. “Hasil ini cukup baik bagi Me-gan dan Edwin karena lawan yang dihadapi cukup berat,” je-las Joseph Kaunang, yang me-ngaku hanya memonitor per-mainan Megan dan Edwin dari Manado.
Lebih jauh disebutkan Jo-seph, yang sehari-harinya ke-rap disapa Buang, jika Megan dan Edwin lebih banyak dibe-rikan kesempatan untuk ber-tanding, ia optimis prestasi keduanya akan lebih baik di masa yang akan datang. “Jika keduanya sering mendapatkan kepercayaan untuk berlaga di iven berkategori nasional, saya yakin ke depan keduanya akan lebih baik lagi,” imbuh Buang, yang juga melahirkan atlet-atlet bridge potensial Sulut.(dni)


Motokros PAND Cup Siap Digelar
SETELAH mempersiapkan sirkuit serta teknis pelak-sanaan selama kurun waktu dua bulan lebih, akhirnya pi-hak panpel Pemangku Adat Negeri Danowudu (PAND) telah siap menggelar Kejua-raan Motokros dan Grastrak di Sirkuit Benteng Danowudu, Bitung, 18-20 Agustus 2006.
Sekretaris Panpel, Adi Jerry Kiroyan kepada Ko-mentar, kemarin, mengatakan bahwa pihak panpel sudah mempersiapkan segala se-suatu untuk kelancaran iven tersebut. “Pada prinsipnya panpel telah siap untuk menggelar iven tersebut. Bahkan, seluruh peserta telah kami asu-ransikan,” tutur Kiro-yan, yang dibenarkan Ketua Panpel, Max Karundeng SE.
Mengenai teknis pelak-sanaan, Kiroyan mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan kepastian dari IMI Sulut termasuk pimpinan lomba Onneke Legoh. “Untuk teknis pelaksanaan kejuaraan kami telah mendapatkan in-formasi bahwa IMI Sulut telah menyiapkan seluruh pe-rangkat yang akan me-nangani masalah teknis selama lomba berlang-sung,” katanya antusias.
Sementara itu, Koding Mamentu, salah satu panitia teknis mengatakan bahwa pada prinsipnya sudah tidak ada masalah dengan pelak-sanaan iven di Danowudu Bitung. Sebab, pihaknya sudah melakukan peninjauan ke sirkuit untuk melihat kelayakan sirkuit. “Sirkuit sudah siap untuk digunakan,” sebut Koding.(dni)


 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin