|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dies Natalis dan peletakan batu pertama
kampus
Sarundajang: STF Pineleng Adalah
Lembaga Pendidikan Moral dan Etika
|
Civitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP), Selasa (15/08) kemarin merayakan Dies
Natalis ke-52 yang dirangkai dengan pelatakan batu pertama pembangunan kampus STF-SP. Hadir dalam perayaan tersebut Gubernur Sulut SH Sarundajang bersama Ny DFJ Sarundajang-Tambuwun serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat Katolik yang ada di Keuskupan Manado.
Sarundajang memberikan apresiasi dan pengakuan yang yang tinggi kepada model pendidikan yang diterapkan STF-SP. Baginya, STF-SP adalah satu-satunya lembaga pendidikan di Sulut yang sangat memfokuskan diri pada pendidikan dan pengembangan nilai moral dan etika. Dirinya setuju dengan pembangunan kampustersebut sekaligus bersyukur karena lembaga tersebut punya sumbangan moral dan etika yang besar terhadap masyarakat
“Selain memberikan ilmu pengetahuan umum, STF-SP adalah lembaga pendidikan yang sangat memberikan penekanan pada aspek moral. Ini sangatlah penting untuk pembangunan moral bangsa khususnya di daerah ini,” ungkapnya.
Karenanya, Sarundajang berharap agar STF-SP dapat mempertahankan dan sekaligus meningkatkan mutu pendidikan moral dan etika di lembaga pendidikan ini. Dan sejalan dengan harapan tersebut, gubernur mendukung sepenuhnya pembangunan kampus STF-SP dan berjanji akan memberikan sumbangan untuk pembangunan kampus tersebut.
Sementara itu saat memimpin ibadah peletakan batu pertama, Uskup Manado Mgr Yoseph Suwatan MSC mengungkapkan, sebuah bangunan akan kuat jika dibangun di atas fundasi yang kokoh. “Dan ini sangat nyata dalam dukungan seluruh umat Katolik, para donator dan pihak pemerintah,” tegasnya.
Hanya saja, lanjut Uskup Suwatan, fondasi yang kuat sebenarnya iman umat beriman sendiri. Dan semua dukungan tersebut adalah bukti nyata dari iman tersebut.
“Iman umat manusialah yang akan menyokong kokohnya pembangunan kampus STF-SP. Dan itu terungkap lewat bantuan yang diberikan,” paparnya.
Usai meletakan batu pertama, dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung Uskup Suwatan dabn diakhiri dengan acararamah tamah. (imo)
|
|