|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Kapolda-Danrem Siap Back-up Penertiban PKL
|
Kapolda Sulut Jacobus Jacky Uli dan Danrem 131 Santiago Kol Infanteri Hotman Sibarani menyatakan dukungannya ter-hadap upaya penertiban terha-dap PKL. Bahkan dengan te-gas, keduanya menyatakan siap mem-back up relokasi Peda-gang Kaki Lima (PKL) di pusat kota.
Hal ini dikemukakan kedua-nya usai mengikuti acara re-sepsi peringatan HUT ke-61 Proklamasi RI, di Rumah Di-nas Gubernur Bumi Beringin Manado, tadi malam (17/08).
Kapolda menegaskan, upaya penertiban PKL yang dilaku-kan Pemkot Manado sangat te-pat dan sudah melalui kajian yang matang. Karenanya tidak ada alasan bagi pihak PKL un-tuk menentang kebijakan ter-sebut.
“Pada prinsipnya apa yang di-lakukan Pemkot Manado su-dah melewati kajian yang ma-tang,” tegasnya.
Karena itu, lanjutnya, pihak-nya menyambut baik pelaksa-naan kebijakan tersebut dan mendukung sepenuhnya upa-ya penertiban terhadap PKL. “Apa yang menjadi kebijakan Pemkot Manado ini kami men-dukung sepenuhnya. Karena tujuannya untuk menciptakan Manado menjadi kota yang tertib. Dan itu sudah sewajar-nya dilakukan,” ujarnya.
Diakui Kapolda, terhadap kebijakan ini tentunya akan ada friksi-friksi di lapangan, mengingat banyak kepenti-ngan yang bermunculan. “Jika kemudian muncul friksi-friksi yang mengarah pada sikap yang anarkis, apalagi sampai ke isu SARA, kami akan am-bil tindakan tegas. Kami siap bertindak jika ada tindakan-tindakan anrakis di lapa-ngan. Jika anda PKL ingin me-nyalurkan aspirasi, silakan asal harus arif,” paparnya.
Hal senada dikemukakan Si-barani. Menurutnya, TNI siap mem-back up Pemkot Manado dan aparat kepolisian jika ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengacaukan upaya pe-nertiban PKL. “Sikap tegas TNI, kami siap mem-back up kebijakan Pemkot dan aparat kepolisian. Kami tidak akan membiarkan pihak-pihak ter-tentu yang ingin merusak Kota Manado dan Sulut pada umum-nya dan kami akan bertindak tegas,” tukasnya.
Ditambahkannya, masyara-kat Manado maupun yang tinggal di Manado harus be-nar-benar memiliki dan meng-hidupi rasa kecintaannya un-tuk daerah ini.
“Masyarakat harus cinta kota ini dan Sulut pada umum-nya. Karenanya masyarakat harus jaga daerah ini. Dan jangan mudah terprovokasi dengan kepentingan pihak-pihak tertentu yang ingin me-manfaatkan suasana yang ada,” jelasnya.
Baginya, kebijakan yang ingin diterapkan Pemkot Ma-nado adalah demi kepenti-ngan kota ke depan mengingat Manado akan menjadi kota Pariwisata Dunia tahun 2010. “Makanya masyarakat terma-suk PKL harus mendukung kebijakan yang diambil pemerintah,” katanya.
Sementara itu Gubernur Su-lut SH Sarundajang menegas-kan, sebagai ibukota propinsi, Manado harus menjadi kota yang aman dan tertib. Kare-nanya, jangan ada yang ingin melakukan adu domba dalam situasi tersebut. “Pada prin-sipnya Manado harus menjadi kota yang aman dan tertib. Karenanya kami mengimbau jangan ada pihak-pihak ter-tentu yang ingin mengadu domba. Mari kita dukung se-penuhnya kebijakan Pemkot Manado untuk masa depan kota ini,” ungkapnya.
Meski demikian, Sarunda-jang juga menegaskan, pener-tiban tersebut jangan sampai mematikan kehidupan yang sedang dijalani PKL. Karena-nya perlu ada kesiapan tempat untuk PKL agar penertiban ini berjalan baik.
“Tapi saya percaya Pemkot Manado mampu mengatasi persoalan ini. Dan sekali lagi mari kita sama-sama mencip-takan Manado sebagai kota yang aman dan tertib,” pinta-nya.
TOAST
Sementara itu toast kemer-dekaan berlangsung dengan cukup meriah. Seluruh ja-jaran Muspida Propinsi Sulut turut menghadiri upacara resepsi ini. Bahkan mantan Gubernur Sulut AJ Sondakh juga hadir merayakan HUT ke-61 kemerdekaan tersebut. Yang menarik, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara Sus Pangemanan-Sualang didaulat menjadi konduktor dan memimpin atraksi musik bambu klarinet Minahasa Selatan.
Sementara itu Sarundajang dalam sambutannya menegas-kan, telah banyak kontribusi yang telah diberikan segenap komponen bangsa yang ada di daerah ini, baik melalui ide-ide dan partisipasi. Karenanya ia berharap agar warga Sulut dapat menghidupi nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme para pahlawan untuk mem-bangun Sulut ke depan. Se-mentara itu Ketua Panitia yang juga Asisten III Bidang Administrasi Pemprop Sulut Drs F Mewengkang mengung-kapkan, perayaan kemerde-kaan ini diwarnai dengan sejumlah kegiatan lomba olahraga yang melibatkan se-mua elemen pemerintah dan masyarakat se-Sulut serta beberapa kegiatan seremonial lainnya.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini semangat patrio-tisme dan nasionalisme di Sulut tetap hidup dan ber-nyala-nyala,” papar Meweng-kang mantap.(imo)
|
|