HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

18 August 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Tidak pernah perjuangkan dana PKL di APBD Propinsi 
Syafii: Abid Seperti Pahlawan Kesiangan 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pengakuan mengejutkan sejumlah PKL 
Ada ‘Keluarga Cendana’ di Balik Aksi Demo

Imba: Pemkot Tak Pernah Sepelekan PKL

Mantan Wali-Wawali tak menampakkan batang hidung
Bila Imba Tegang Pertama Jadi Irup HUT Proklamasi

Lintas Berita Kota

Keberadaan personel DPRd Propinsi, Abid Takalamingan SSos, dalam masala penertiban PKL, dinilai merupakan sikap pahlawan kesiangan. Pasalnya, Abid justeru tak kelihatan perannya saat perjuangan dana bagi PKL di APBD propinsi. Padahal Abid adalah legislator dari Dapil Manado.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Kota Manado, Drs RAS Didi Syafii. Ia juga menyesalkan sikap Abid yang melontarkan hinaan kepada wartawan dan Walikota Manado, Jimmy Rimba Rogi SSos. “Jangan kwa jadi pahlawan kesiangan. Sebab kalau memang mo perjuangkan PKL, seharusnya persoalan-persoalan PKL ini diperjuangkan dalam pembahasan APBD Propinsi,” ujar Syafii saat diwawancarai usai Peringatan HUT Proklamasi RI ke 61, Kamis (17/08) kemarin.
Sementara itu, Ketua AMPG Kota Manado, Herry Kereh mengatakan, persoalan penertiban PKL ini jangan dikait-kaitkan dengan persoalan etnis dan sara, sebab masalah PKL adalah murni penertiban semata-mata untuk keindahan kota dalam menuju program pariwisata dunia. Ditambahkan Direktur Umum (Dirum) PDAM Manado, dari sisi yuridis penjualan di badan jalan sudah dan trotoar memang sudah bertentangan dengan aturan, sehingga upaya relokasi ini merupakan suatu penertiban yang lumrah terjadi di kota besar. 
Pada kesempatan terpisah, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Manado, Roy Maramis mengatakan, semua pihak kiranya menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang hanya memperkeruh suasana. “Situasi seperti ini menuntut semua pihak untuk lebih intelek mengeluarkan statemen. Jangan hanya asal bunyi dan kmudian membuat suasana menjadi tidak kondusif,” ujar Maramis.
Maramis juga menyayangkan apabila statement tentang penertiban juga dikaitkan dengan kepentingan politis. “Jangan Cuma kerna ambisi politik, kemudian justeru memanas-manasi suasana dan kemudian mengambil keuntungan sendiri dari situasi itu. Saatnya sekarang kita memikirkan solusi bersama,” kuncinya. (ran/ftj)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin