|
|
|
![]() |
![]() |
|
Tidak pernah perjuangkan dana PKL di APBD Propinsi
Syafii: Abid Seperti Pahlawan Kesiangan
|
Keberadaan personel DPRd Propinsi, Abid Takalamingan SSos, dalam masala penertiban PKL, dinilai merupakan sikap pahlawan kesiangan. Pasalnya, Abid justeru tak kelihatan perannya saat perjuangan dana bagi PKL di APBD propinsi. Padahal Abid adalah legislator dari Dapil Manado.
Demikian diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Kota Manado, Drs RAS Didi Syafii. Ia juga menyesalkan sikap Abid yang melontarkan hinaan kepada wartawan dan Walikota Manado, Jimmy Rimba Rogi SSos. “Jangan kwa jadi pahlawan kesiangan. Sebab kalau memang mo perjuangkan PKL, seharusnya persoalan-persoalan PKL ini diperjuangkan dalam pembahasan APBD Propinsi,” ujar Syafii saat diwawancarai usai Peringatan HUT Proklamasi RI ke 61, Kamis (17/08) kemarin.
Sementara itu, Ketua AMPG Kota Manado, Herry Kereh mengatakan, persoalan penertiban PKL ini jangan dikait-kaitkan dengan persoalan etnis dan sara, sebab masalah PKL adalah murni penertiban semata-mata untuk keindahan kota dalam menuju program pariwisata dunia. Ditambahkan Direktur Umum (Dirum) PDAM Manado, dari sisi yuridis penjualan di badan jalan sudah dan trotoar memang sudah bertentangan dengan aturan, sehingga upaya relokasi ini merupakan suatu penertiban yang lumrah terjadi di kota besar.
Pada kesempatan terpisah, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Manado, Roy Maramis mengatakan, semua pihak kiranya menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang hanya memperkeruh suasana. “Situasi seperti ini menuntut semua pihak untuk lebih intelek mengeluarkan statemen. Jangan hanya asal bunyi dan kmudian membuat suasana menjadi tidak kondusif,” ujar Maramis.
Maramis juga menyayangkan apabila statement tentang penertiban juga dikaitkan dengan kepentingan politis. “Jangan Cuma kerna ambisi politik, kemudian justeru memanas-manasi suasana dan kemudian mengambil keuntungan sendiri dari situasi itu. Saatnya sekarang kita memikirkan solusi bersama,” kuncinya. (ran/ftj)
|
|