|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Buat kejutan rubah protap
Luntungan Masukkan Teks Pancasila Dalam Upacara
|
Terobosan berani dilakukan Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Drs Ramoy Markus Luntungan, dalam pelaksanaan upacara HUT Proklamasi RI ke 61, Kamis (17/08) kemarin. Walaupun diketahui, baik dari tingkat istana negara maupun di propinsi-propinsi tak mencantumkan acara atau Protap (Protokoler Tetap) menyangkut pembacaan teks Pancasila, namun khusus untuk Kabupaten Minsel, dalam hal ini pelaksanaan upacara HUT RI, Luntungan dengan meyakinkan, memasukkan agenda pembacaan teks Pancasila ini.
Luntungan sendiri usai upacara yang berlangsung di Kantor Bu-pati Minsel itu menjelaskan, seba-gai warga Indonesia yang melekat dengan nilai-nilai perjuangan ter-lebih asas Pancasila, maka diri-nya sebagai kepala daerah di Minsel, siap mempertanggungja-wabkan aksinya itu dengan me-masukkan pembacaan teks Pan-casila dalam upacara HUT RI.
Dijelaskan Luntungan kepada sejumlah wartawan kemarin, da-lam pemahamannya sebagai war-ga Negara Kesatuan Republik Indonesia, dirinya merasa perlu menghayati akan nilai-nilai Pan-casila, yang tertuang dalam teks itu. Jadi, apabila dalam aksinya itu ada permintaan untuk meng-klarifikasi atau mempertanyakan alasan yang dibuatnya, maka dengan senang hati dirinya siap membeber alasannya. “Karena pembacaan teks Pancasila ini, mungkin hanya di Minsel yang melakukannya, maka saya siap bertanggungjawab dan mengung-kapkan pembelaan dihadapan Presiden sekalipun jika itu di-mintakan,” tegas Luntungan.
Ditambahkan mantan Lemha-nas terbaik 2002 ini, jika ke depan pembacaan teks Pancasila tidak dipermasalahkan, dirinya akan menyarankan kepada Gubernur hingga Presiden agar dalam setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI, pembacaan Pancasila juga dimasukkan dalam protap se-hingga bisa dilakukan oleh se-luruh propinsi hingga ditingkat kecamatan yang ada di republik ini.(pen)
|
|