HOME : FOOTBALL

Berita Opini Pembaca dan Redaksi 

18 August 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Kemerdekaan Indonesia 


61 tahun lalu, dua orang pemuda bernama Soekarno dan Moh Hatta dengan gagah berani mengumumkan kemerdekaan Indonesia di saat Perang Dunia II sedang berkecamuk. Mereka memproklamasikan kemerdekaan Indonesia yang selama 3,5 abad dijajah Belanda dan 3,5 tahun dijajah Jepang. Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini, Jakarta Pusat menjadi saksi sejarah besar negara ini.
Dan 61 tahun yang lalu juga, bendera Merah Putih untuk pertama kalinya dapat berkibar bebas di udara. Alam kemerdekaan dari penjajahan pun mulai dihirup rakyat Indonesia.
Untuk mengenang peristiwa itu, setiap tanggal 17 Agustus diadakan peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, sampai di pemerintahan tingkat propinsi, kota/kabupaten, sampai di kelurahan dan desa-desa. 
Di kampung-kampung, perayaan ulang tahun Indonesia ini biasanya ditandai dengan digelarnya pesta rakyat. Sejumlah perlombaan diselenggarakan, seperti balap karung, tarik tambang, dan panjat pinang. Tapi apa memang kita sudah merdeka? Dari bangsa penjajah memang betul. 
Tapi jika kita renungkan, terutama warga Sulawesi Utara, kemerdekaan itu seakan belum begitu melegakan. ‘Penjajahan’ terhadap aspirasi Sulut, masih membelengu. Lihat saja ketika keinginan warga Sulut meminta Kakanwil depag, yang malah sudah dijanjikan kementrian agama di pusat. Tapi tetap saja, tidak pernah dikabulkan. 
Begitu juga keinginan putera daerah ini untuk duduk di kabinet presiden. Meski Presiden SBY dulunya pernah dijanjikan untuk mengakomodir putera daerah Sulut, tapi tetap saja janji tinggal janji. Putera Sulut seakan tidak diperhitungkan sama sekali. Mungkinkah ini namanya alam kemerdekaan? Patut dipertanyakan lagi, sebab bentuk penjajahan moderen masih mewarnai kehidupan warga di HUT Proklamasi ini. Selamat HUT negara-ku. (***) 



 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin