HOME : FOOTBALL

Headlines News  

19 August 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Israel Tolak Pasukan TNI Masuk Libanon


Israel secara blak-blakkan menyatakan penolakannya terhadap rencana keberangkatan Indonesia dan Malaysia ke Libanon bergabung dalam pasukan multi-nasional. Kedubes Israel di PBB mengatakan, tidak mungkin pihaknya menerima negara yang tidak mengakui Israel untuk ditugaskan di Libanon. 
Menlu Israel Tzipi Livni me-nambahkan, sebagaimana di-kutip Reuters, bahwa Israel akan menentang ikut sertanya tentara dari Indonesia dan Ma-laysia dalam pasukan multi-nasional yang dikirim ke Liba-non, karena negara-negara itu tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel.
Sementara itu, Anggota Ko-misi I DPR RI, Jeffrey Johanes Massie saat dimintai penda-patnya, mengatakan cukup memaklumi alasan penolakan Israel tersebut. ‘’Memang jelas berat bagi Israel untuk bisa menerima kehadiran pasukan RI dan Malaysia, karena ke-dua negara tidak memiliki hu-bungan diplomatik, sehingga netralitas RI pasti akan di-pertanyakan Israel,’’ kata anggota F-PDS ini ketika dihu-bungi via telepon, kemarin. 
Sementara itu, Pemerintah Indonesia sendiri menyatakan penolakannya atas pelucutan senjata gerilyawan Hizbullah di Libanon. Bila salah satu mandat PBB adalah melucuti persenjataan Hizbullah, maka RI akan mengurungkan par-tisipasi TNI dalam pasukan perdamaian PBB. 
Tugas pelucutan senjata Hiz-bullah tersebut selain diang-gap sudah tidak sesuai ama-nah resolusi PBB, juga berten-tangan dengan kepentingan politis RI. “Sebagian negara, termasuk Indonesia masih mengikuti pertemuan di New York untuk memastikan kata akhir apakah kita jadi kirim-kan pasukan atau tidak,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda di Istana Mer-deka, Jakarta, Jumat (18/08). 
Sedangkan, jika memang In-donesia jadi mengirimkan pa-sukannya ke Libanon (diren-canakan 2 pekan depan), dana yang dibutuhkan bakal diam-bil dari APBN 2006 sebesar Rp 374 miliar. 
“Itu dana bridging. Nanti PBB akan bayar ulang tiga atau empat bulan lagi,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam keterangan pers.
Seperti diketahui, pemerin-tah telah menyiapkan 1.000 personel TNI untuk dikirim ke Libanon. Pasukan TNI ini telah siap diberangkatkan.(dtc/rik/klc) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin