|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Aspol Pakowa kembali terbakar
Rudis Milik Empat Perwira Polda Hangus
|
Menyusul kebakaran di pu-sat pertokoan Pasar 45 lalu, kini ‘si jago merah’ beraksi lagi Jumat (18/08) kemarin. Peris-tiwa kebakaran yang berlang-sung sekitar pukul 08.20 Wita pagi ini, menerjang empat ru-mah dinas Aspol (Asrama Po-lisi) Pakowa yang berlokasi di blok E nomor 7,8,9 dan 10.
Empat blok rumah dinas (ru-dis) ini dihuni Kapolres Talaud AKBP Putu Mahayana, Mantan Kasatlantas Poltabes Manado Kompol Dedi Rahman, Kapol-sek Wanea AKP Sonny Tampu-bolon dan petugas RPK Satuan Reskrim Polda Sulut, Iptu Deisy Hamang.
Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Yakhobus Jacki Uly terlihat tu-run langsung di lokasi musibah kebakaran, termasuk Kapol-tabes Manado Kombes John La-tumeten. Bahkan petugas Lab-for Makassar yang sementara melakukan pemeriksaan keba-karan di pusat Kota Manado, langsung dialihkan ke blok E Aspol (asrama polisi) Wanea tersebut. “Kejadiannya begitu cepat. Dan tindakan kepolisian adalah mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menyelidik penyebab kebaka-ran,” tukas Uly melalui Kabid Hu-mas AKBP Didi Hardi Sopandi saat dimintai tanggapan warta-wan. Menurutnya, penyebab terjadinya kebakaran diduga sumbernya dari kompor gas yang ada di rudis milik Kapolres Talaud AKBP Putu Mahayana yang terletak di bagian dapur. “Tapi nanti kita tunggu saja hasil laboratorium forensik (lapfor) dari Makassar,” tutur Didi.
“Sementara ini barang-barang milik mereka (para korban, red) telah diungsikan ke beberapa tempat, salah satunya ke SPN Karombasan yang akan men-jadi tempat tinggal sementara. Untuk korban jiwa dalam keba-karan ini tidak ada, hanya kor-ban material. Kerugian kese-luruhan diperkirakan sekitar Rp 300 juta,” tambah mantan Kapolres Bengkayang Kaliman-tan Barat ini.
Menurut warga sekitar, saat kebakaran terjadi terdengar bunyi letusan beberapa kali dari salah satu rumah perwira. Sete-lah diselidiki, ternyata itu ada-lah bunyi letusan dari peluru pistol yang meledak di rudis Kapolsek Wanea. “Torang kira apa tu ba bunyi. Ternyata bunyi peluru pistol yang meledak mi-lik pak Kapolsek Wanea,” ujar salah seorang warga sembari mengatakan peristiwa keba-karan ini sudah kali yang kedua di Aspol Pakowa. Tapi untuk kejadian yang pertama, terjadi blok bagian belakang. Tapi kerugiannya tak separah jika dibanding kali ini.
Sementara itu, personel Pol-tabes Manado, AKP Febby Hutagalung mengaku terpaksa memecahkan kaca mobil sedannya ketika api mulai menjilati habis keempat rumah tersebut. “Kita pe oto ada parkir di depan asrama blok E. Waktu api so mulai membesar, kita so nda pikir panjang, kaca bagian depan kita langsung kase pecah kong oto langsung kita se pindah di tempat yang lebih aman,” aku mantan Kapolsek Tumpaan ini.(jok/mon)
|
|