HOME : FOOTBALL

Berita Hukum dan Kriminal 

19 August 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Tertarik pemeran pembantu sinetron SCTV
Tiga Warga Ditipu Produser Gadungan


Polsek Wenang Manado, Jumat (18/08) berhasil mering-kus tersangka RD alias Ryan (38), warga asal Jakarta yang di-duga melakukan penipuan ter-hadap sejumlah masyarakat berkedok sebagai Produser Gen-ta Buana Paramita Production.
Modus operasinya, tersangka merekrut masyarakat yang ingin ikut bermain sinetron film laga “Butiran Cinta” sebagai pe-meran pembantu. Namun, sya-ratnya, yang berminat harus terlebih dahulu menyetorkan uang jaminan sejumlah Rp 200 ribu. Sinetron Butiran Cinta sendiri rencananya akan ditayangkan di SCTV.
Setelah ditelusuri pihak ke-polisian dibantu para korban, ternyata tersangka adalah produser gadungan yang me-ngaku dari Genta Buana Pro-duction. Budi Sutrisno, pe-milik Genta Buana Produc-tion yang dihubungi kepoli-sian juga membantah keber-adaan tersangka.
“Saya tidak ada proyek pem-buatan sinetron di Manado, apalagi untuk casting sinetron SCTV,” jelas Sutrisno. 
Padahal pengakuan para korban yakni Okta Roring (26) dan Eka Elisa Tendean (17) warga warga Tumumpa, serta Epi Rondor (24) warga Tateli, pihaknya telah menyerahkan uang tersebut dan HP sebagai tambahan jaminan kepada tersangka. Sebaliknya, secara meyakinkan, tersangka menye-rahkan formulir kontrak yang diterima korban lengkap dengan nama perusahan dan tanda tangan Budi Sutrisno. 
Penuturan para korban, awalnya tidak merasa curiga akan tingkah laku tersangka. Namun setelah sekian kali ditolak untuk jadwal casting sinetron, akhirnya ketiganya curiga. Apalagi latihan untuk casting jadwalnya diperpan-jang. Akhirnya ketiga korban sepakat mengecek keberada-an tersangka. Di mana setelah diketahui dari berbagai sum-ber, terungkap kalau tersang-ka pernah melakukan penipu-an dengan modus sama di Bi-tung, Tomohon dan Kota-mobagu. 
Kapoltabes Kombes Pol John Latumeten saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut. Sayangnya Latume-ten merinci panjang lebar de-ngan alasan kasus itu masih dalam penyidikan pihaknya.(wel)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin