|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Polda Tuding Dishub Sulut Pembohong
|
Pernyataan pihak Dinas Per-hubungan (Dishub) Sulut mela-lui Kasi Dal Ops Dishub Sole-man Roti di mana sudah bebe-rapa kali mengajukan permin-taan opsgab (operasi gabu-ngan) kepada Polda Sulut na-mun tak direspons, membuat Dirlantas Polda Sulut Kombes Drs Ishak Robinson berang. Tak pelak, Robinson balik menuding Dishub Sulut pembohong.
“Kami tak pernah menerima surat dari Dishub Sulut yang meminta kepada menggelar operasi gabungan. Kalau ada surat resmi yang meminta ban-tuan Polda yang mencantumkan hari untuk digelar operasi dan lokasinya, masakan kami tak meresponsnya. Jadi apa yang dikatakan pihak Dishub Sulut itu tidaklah benar,” tuding Robinson.
Diungkapkan Robinson, pihak Dishub Sulut memang telah me-ngirim surat yang isinya hanya pemberitahuan saja. “Surat yang dikirim itu kan hanya pemberita-huan saja, bukan meminta ban-tuan,” tukasnya dengan nada tinggi.
Mengenai Dishub berwenang dalam pemeriksaan ranmor di jalan di antaranya memeriksa sistem kemudi, rem, lampu, pem-bersih kaca (wiper), sabuk peng-aman, dan ban yang sudah botak, ditampik Robinson. “Yang sebenarnya wewenang Dishub di jalan yakni memeriksa KIR dan izin trayek, kenapa mau me-meriksa sistem kemudi, rem, lampu dan sabuk pengaman. Apalagi kalau sudah meminta dan menahan SIM dan STNK, itu bukan wewenang Dishub,” tan-das Robinson sembari menga-takan apa yang dilakukan pihak-nya sesuai aturan yang berlaku.
Dikatakannya lagi, jika warga pengemudi merasa dirugikan dimana SIM dan STNK ditahan Dishub langsung melapor ke pihaknya.(jok)
|
|