|
|
|
|
![]() |
![]() |
Salonpas Int. Tennis Championship 2006
Elbert Sie Lolos ke Babak Final
PETENIS tuan rumah Indonesia, Elbert Sie tampil memukau di Salonpas Int. Tennis Championship 2006 menyusul keberhasilannya lolos ke babak final. Tampil dengan kepercayaan diri yang tinggi, petenis yang diunggulkan di peringkat enam ini berhasil mengandaskan Kim Dong-Hyun dari Korea dua set langsung, 6-4, 6-3.
Dengan hasil tersebut, Sie dipastikan lolos ke final turnamen berhadiah total 8 ribu dolar AS tersebut. Siapa lawannya di babak final yang akan berlangsung di Lapa-ngan Tenis Sario Manado, Sabtu (19/08) pukul 09.00 WITA masih akan ditentukan dari partai semi final lainnya antara petenis Indonesia Suwandi melawan Tsung Hua Yang dari Cina Taipei.
Mengawali partai semi final, Jumat, kemarin, Elbert Sie, benar-benar mampu mendik-te permainan petenis asal Ko-rea tersebut. Berkali-kali petenis kelahiran Jakarta, 06 September 1987 itu mampu mematahkan serve lawan. Cermatnya permainan Sie sempat mendapat pujian dari salah satu petugas bidang pertandingan, A Mokoaguw.
Menurutnya, sejak berlaga di babak 16 besar, penam-pilan petenis yang memiliki tinggi badan, 170 cm itu se-makin bagus. Bahkan, sejak babak delapan besar, Sie tak kehilangan satu set pun. Itu terlihat ketika Elbert Sie meraih kemenangan straight set atas Yu Hiung Tung dari Hongkong di babak delapan besar dan dua set atas Kim Dong-Hyun di semi final.
Lolosnya petenis Indonesia ke babak final tampaknya bakal mengundang animo pecinta tennis Kota Manado untuk menyaksikan partai final, Sabtu pagi ini. Hal itu dibenarkan oleh Humas Panpel, Maxi Siwi. “Saya kira dengan tampilnya pe-tenis tuan rumah di final akan mengundang pengge-mar tennis ke Lapangan Tenis Sario Manado,” jelas-nya.(dni)
IOF Geber Red Mild Nyiur Melambai Adventure Off-road
BELUM genap setahun didi-rikan Indonesian Off-road Fe-deration (IOF) Sulawesi Utara ternyata sudah siap meng-gelar suatu lomba ketang-kasan mengemudi. Usai me-raih gelar di salah satu iven off-road di Palu, Sulteng, IOF Sulut kini melirik suatu iven khusus bagi offroader Sulut dengan mempersiapkan lom-ba bertajuk Red Mild Nyiur Melambai Adventure Off-road.
Kegiatan tersebut menurut rencana akan digelar di Ma-nado, Tomohon, Bitung, Mi-nahasa dan Minahasa Utara, 08-10 September 2006 men-datang. Salah satu pentolan pengurus IOF, Jemmy Wong-kar bersama Sekretaris Umum, Ferry Paat mengatakan bah-wa keterpanggilan IOF untuk menggelar suatu kejuaraan offroad dilatarbelakangi oleh besarnya animo offroder di Bumi Nyiur Melambai.
“Memang kebanyakan orang di Sulut lebih melirik iven drag race, tapi kami justru tertarik untuk menggelar ke-giatan yang sifatnya petua-langan dalam bentuk kejua-raan off-road yang terbagi menjadi dua kelas,” kata Wongkar seraya mengatakan dua kelas yang dipertandi-ngkan masing-masing, kelas E Bebas WINCS sampai dengan 14 Special Competi-tion Stage (SCS) dan kelas pemula standard non WINCS sampai dengan 7 SCS.
Karena itulah, tambah Wongkar, IOF Sulut, yang kini dipimpin Drs Danny Son-dakh, akan tetap konsen de-ngan mengupayakan terlak-sananya iven offroad di Bumi Nyiur Melambai. “Jika ada off-roaders yang ingin mengeta-hui bagaimana bentuk lomba yang akan kami laksanakan bisa menghubungi salah satu panpel, Ferry melalui nomor telpon, 3358070 atau HP 081340270267,” jelas Wong-kar, yang juga dikenal sebagai salah satu pembina tinju profesional Sulut.
Mengenai jumlah hadiah, Wongkar mengaku belum bisa mengatakan sekarang. Yang pasti, hadiah yang disiapkan cukup menari. “Kami telah menyiapkan hadiah menarik bagi pemenang,” janji Wongkar.(dni)
Voli Piala Kapolri Tim Putri Sulut Tersisih
MESKI telah berjuang keras, akhirnya Tim Voli Putri Sulut ter-sisih dalam persaingan menuju babak delapan besar Piala Kapolri. Bertanding melawan Kepulauan Riau (Kepri) di Madiun Jawa Timur, Tim Sulut yang dilatih Denny Pua me-nyerah 1-3 (27-25, 23-25, 24-26, 23-25).
Menurut Pua, yang dihubungi via ponsel di Madiun, Tim Sulut gagal meraih kemenangan ka-rena kalah pengalaman dari Tim Kepri, yang mayoritas diperkuat pemain-pemain dari Klub Bandung Tectona, Jawa Barat. “Sebenarnya pemain Sulut sudah bermain cukup ba-gus, tapi karena kalah penga-laman, akhirnya gagal meraih kemenangan,” kata Pua, seraya mengatakan bahwa Tim Sulut masih menyisahkan satu per-tandingan melawan Bali.
Walau demikian, Pua menga-ku bahwa pihaknya akan mela-kukan cross cek dengan panpel untuk menanyakan status pe-main-pemain Kepri, yang rata-rata adalah pemain Tim Jabar. “Informasi yang kami dapatkan, pemain-pemain Kepri merekrut pemain Jabar yang masih aktif bermain di Tim Jabar. Kami ha-nya ingin cross cek apa benar informasi tersebut,” jelasnya.
Disebutkan Pua, sebenarnya ia tidak terlalu mempermasa-lahkan atas kekalahan timnya. Sebab, ia paham benar bahwa pemain-pemain yang diserta-kan ke Madiun masih kurang pengalaman bertanding. Selain itu, ada pemain yang baru bergabung dua hari menjelang keberangkatan. “Hasil ini menjadi pengalaman berharga bagi kami agar di kemudian hari bisa lebih mempersiapkan tim dengan baik,” tutur Denny Pua.(dni)
21 Tim Ramaikan Bridge Fatek Unsrat
TURNAMEN Bridge memperingati Dies Natalis Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Sam Ratulangi berlangsung ramai. Pasalnya, 21 tim dari Manado, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Tomohon dan Bitung ikut berlaga di kejuaraan yang dibuka secara resmi oleh Ketua Harian Pengda Gabsi Sulut, Ir Roy Roring MSi mewakili Ketua Pengda Gabsi, Freddy H Sualang, yang juga adalah Wakil Gubernur Sulut.
Tournamen Direktur, Ir Chris Hombokau MT, kepada Komentar, mengatakan bahwa terlaksananya kegiatan tersebut tak lepas dari peran Dekan Fatek Unsrat, Pro DR Ir Ellen Kumaat MSc DEA, serta Panpel Dies Natalis Fatek Unsret ke-42, yang diketuai Pro Ruddy Tenda DEA. “Terlaksananya kegiatan ini berkat peran serta dari seluruh komunitas Fatek Unsrat terutama panpel Dies Natalis,” tutur Hombokau. Dijelakannya, pada iven berhadiah total Rp 12 juta ini, pihaknya berharap ada peningkatan yang dignifikan terutama bagi komunitas pelajar yang bakal menjadi pemain harapan Sulut di masa yang akan datang. “Sebagai pelaksana, kami berharap iven ini akan mampu menggairahkan olahraga bridge di Sulut terutama untuk pembinaan pebridge pelajar,” ujar Hombokau.(dni)
|
|