|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Kedatangan
Guruh tak Disambut Petinggi PDIP
|
Kedatangan Guruh Soekarno-putra di Kelurahan Tataaran I Ke-camatan Tondano Selatan, Ming-gu (20/08) lalu, masih menyisa-kan tanda tanya. Pasalnya, selain tidak ada penyambutan dari se-jumlah petinggi PDIP Minahasa, juga tak hadir dalam acara pribadi yang dihadiri langsung saudara kandung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri itu. Padahal menurut sejumlah warga, momen itu sangat pen-ting untuk dihadiri petinggi PDIP. Apalagi ada isu yang beredar bahwa kedatangan Guruh ada muatan politiknya, terkait Pemili-han Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Minahasa. “Ya, mesti-nya sebagai politisi, petinggi PDIP harus turut mendampingi Guruh disana. Kan bagaimana-pun juga seorang Guruh punya kedekatan kgusus dengan saudara kandung-nya, Megawati,” tandas seorang warga yang meminta namanya di-simpan.
Secara terpisah, Ketua DPC PDIP Minahasa, Janes Pareng-kuan, ketika dimintakan tangga-pan soal ketidakhadiran sejumlah petinggi PDIP dalam hajatan itu, langsung memberikan penjela-san. Tapi pada intinya, dia mem-bantah kalau acara itu ada muatan politik. “Mungkin orang perorang yang diundang, tapi partai tidak ada undangan. Kalaupun ada kepen-tingan partai dalam acara itu, pasti ada pemberitahuan DPP atau DPD. Artinya, tidak ada kepen-tingan partai di dalamnya karena kami tidak mendapat pemberi-tahuan,” ujar Parengkuan saat dihubungi harian ini, Selasa (22/08) kemarin.
Ditambahkan, acara itu bersifat pribadi dan tidak ada kaitannya dengan partai. Apalagi jika dise-but-sebut bahwa ada kepen-tingan politik yang dibawa Guruh menjelang suksesi Pilkada di Minahasa. “Guruh pun pasti ti-dak suka kalau kehadirannya di-kait-kaitkan dengan kepentingan partai. Jadi jangan kaitkan acara itu dengan politik,” imbuhnya.(dav)
|
|