|
Leg Kedua 16 Besar
Copa
Persma Incar Menang Besar
|
|

|
|

|
|
|
BOLAMANIA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|
|
TRIBUN OLAHRAGA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|

|
SETELAH sukses melabrak Persiku Kudus 2-1 di Stadion Wergu Kudus, Minggu (20/08), tim Badai Biru Persma Manado bertekad merebut kemenangan besar pada laga kedua, atau leg kedua Copa Dji Sam Soe Indonesia di Stadion Klabat Manado, Sabtu (26/08) akhir pekan ini.
Manajer Tim Persma, Ronny Pangemanan kepada Komentar di Kudus usai menang atas tuan rumah menyatakan tekadnya untuk melibas siapapun lawan yang dihadapi. “Pada pertandingan leg kedua nanti, kalau mungkin kita menang 5-0,” katanya mantap. Kemenangan di Kudus diraih Persma dengan spektakuler. Vini Vidi Vici, kami datang, lihat dan menang. Itulah gambarannya, karena Persma memang tidak sempat menguji lapangan, juga tak sempat latihan, dan bahkan baru tiba kurang 24 jam dari waktu bertanding.
Menurut mantan manajer tim Persija itu, peluang Persma di Copa Indonesia cukup terbuka, mengingat setelah lolos dari 16 Besar ini, berarti Ruben Cecco dkk sudah berada di delapan besar. “Melihat tim-tim pesaing yang kemungkinan besar akan berlaga di delapan besar, saya cukup optimis dengan kekuatan yang dimiliki Persma saat ini,” katanya.
Official Persma Dipukul
Menjelang pertarungan leg kedua dengan Persiku, Ropan menyoroti khusus perlakuan dari official Persiku yang memukul salah seorang official Persma. “Tidak seharusnya official Persiku bertindak seperti itu dengan memukul official tim kita, apapun yang terjadi di lapangan diantara kedua tim,” ketusnya.
“Saya memang tidak menyaksikan kejadian di lapangan karena masuk ke kamar ganti sesaat sebelum kejadian itu. Namun, apapun alasannya, tidak dibenarkan official lawan ikut-ikutan memukul tim tamu, apalagi terhadap official tim tamu,” tambahnya.(kim)
|