HOME : FOOTBALL

Berita Mimbar dan Keagamaan 

23 August 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Kelahiran Dan Kematian Sudah Diatur

 

 IKUTI BERITA LAIN

Depag: Pemda Harus Adil Melayani Semua Agama

Lintas Berita Mimbar

Menangapi eksekusi Tibo Cs, Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Pastor Fred Tawaluyan, Selasa (22/08) mengajak seluruh umat untuk tetap berdoa dan terus berusaha. Sebab kehidupan itu sudah ada yang mangaturnya. Mulai dari kelahiran, rejeki, jodoh dan kematian.
Hal ini juga yang terjadi pada Tibo Cs. ”Untuk itu, tetap harus berusaha dan berdoa, dan yakin serta percaya bahwa Tuhan pencipta, pemilik dan penentu kehidupan, turut menyaksikan setiap peristiwa yang menimpa manusia. Dan Tuhan selalu mempunyai rencana yang indah, juga dalam proses pengadilan dan eksekusi ini,” bebernya sembari menambahkan, bahkan semua ini bisa dikatakan misteri kekuasaan/kemuliaan Tuhan yang tidak bisa diketahui oleh manusia. Sesungguhnya, tidak ada satu manusiapun yang mengetahui rencana Tuhan selanjutnya, soal Tibo Cs, kecuali turut mendoakan dan berjuang bersama-sama.
Namun, lanjutnya kasus eksekusi Tibo Cs sedang dalam perjuangan untuk ditunda, dan perjuangan ini sangat-sangat berat. Kita hanya bisa berdoa dan berusaha untuk pelurusan proses pengadilan. “Sebab, memang sudah ada trik dan intrik politiks (kepentingan) tertentu. Dimana tarik- menarik ini sudah lama malimbuku, sehingga sulit diurai lagi. Ada kebablasan putusan pengadilan,”katanya. Dilain pihak, dalam proses pengadilannya, ada novum yang tidak digunakan secara fair, sehingga keputusan pengadilan menjadi unfair, Secara material. Maka ini perlu diperjuangkan hingga mungkin bisa menjadi alasan untuk ditinjau ulang. 
Disisi lain President of Asia Fellowship of Mission 21 Partner churches/vice President of international synod of mission 21 Pdt Nico Gara, menegaskan, pihaknya telah berusaha mengingatkan pihak berwenang tentang adanya kejanggalan dibalik vonis mati atas Tibo Cs.” Tapi kalau toh akhirnya eksekusi itu dilakukan , lalu ternyata tuduhan terhadap mereka tidak benar atau tidak sepadan dengan perbuatan mereka. Maka tertanggunglah atas mereka darah orang yang tidak bersalah itu,”katanya. 
Hal senada dikatakan Ketua Pemuda Hindu Komang Agustria menurutnya, semuanya memang sudah ada yang mengatur. Begitu pula ketika kita hidup disebuah masyarakat atau negara ada aturan dan Undang-undang yang harus dipatuhi.kususnya kalau terbukti melanggar hukum harus ditindak, kalau tidak harus diluruskan. Tapi seandainya terbukti dan harus dieksekusi, dan ini tentunya harus dilakukan dengan adil pula. Bagaimana dengan pelaku bom bali Amroso Cs.”Intinya pemberlakukan eksekusi harus diperlakukan sama, kepada siapapaun yang memang benar terbukti bersalah,”katanya.(aan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin