|
|
|
|
![]() |
![]() |
Pemuda Remaja Gereja Perlu Pembaruan
SONDER – Menghadapi berbagai kehidupan sekarang ini tentunya banyak hal yang dihadapi. Tidak menutup kemungkinan banyak tantangan yang dihadapi bahkan lebih banyak sisi negative yang dapat menjerumuskan kehidupan manusia. Karena itulah pemuda remaja gereja diharapkan ada pembaruan dalam diri.
Hal tersebut dikatakan Koordinator Pemuda Remaja Kolom 11 Jemaat GMIM Karunia Wilayah Malalayang, Melki Sendiang, pada ibadah tamasya yang dilaskanakan di Taman Eman Sonder (20/08). “Dalam kehidupan bermasayarakat maupun pergaulan sehari-hari tentunya banyak tantangan yang dihadapi pemuda dan remaja. Karena itulah perlu adanya pembaruan dalam kehidupan iman percaya pada Kristus,” katanya.
Kalau pemuda sudah memiliki bekal kehidupan iman dan percaya yang tetap pada Yesus Kristus, menurut dia tentunya segala hal yang berbau negative dapat diantisipasi dan dihindari. Namun yang perlu diperhatikan saat ini adalah bagaimana pemuda dan remaja sadar akan dirinya sendiri, apa yang telah dia perbuat untuk Yesus sang penebus dosa umat manusia.
Kegiatan ibadah tamsya itu sendiri diikuti seluruh pemuda remaja kolom 11 Jemaat GMIM Karunia, dan dilaksanakan di Taman Eman Sonder. Berbagai atraksi hiburan yang berbau kerohanian termasuk pembinaan mental pemuda dan remaja digelar, dan juga pembekalan firman Tuhan yang langsung diberikan Koordinator pemuda dan remaja.(lex)
Harapan Suasana Ibadah Berbeda
REMBOKEN – Berbagai aktifitas tentunya memerlukan suasana yang baru, terlebih lagi dalam suasana beribadah. Karena itulah pemuda dan remaja rayon Yesaya jemaat GMIM Bethesda Manado, Senin (21/08) lalu telah melaksanakan ibadah tamasya yang bertempat dilokasi wisata Sumaru Endu, Romboken.
Hal tersebut dikatakan ketua panitia pelaksana Raymond Lumempow, Selasa (22/08) kemarin. Sedikitnya 100 anggota pemuda dan remaja ikut ambil bagian pada pelaksanaan kegiatan tersebut.
Lumempow mengatakan maksud digelarnya kegiatan ini, selain merupakan salah satu rangkaian program tahunan dari pengurus pemuda dan remaja rayon Yesaya juga untuk memberikan suasana ibadah yang berbeda dari sebelumnya.
“Kegiatan ini juga merupakan sarana refresing dan bertujuan untuk memberikan suasana ibadah yang berbeda kepada seluruh anggota pemuda remaja rayon Yesaya yang mungkin merasa jenuh dengan pelaksanaan ibadah-ibadah biasa sebelumnya,” jelas Lumempow yang turut dibenarkan oleh sekretaris panitia, Levy Kaparang.
Ibadah tamasya ini sendiri dipimpin oleh Pdt Denny Waas STH dan mengambil tema ‘Hidup Dalam Kemerdekaan Yang Sesungguhnya’.(yha)
Manfaatkan Waktu Libur Ibadah Tamasya
MOKUPA - Memanfaatkan waktu libur, Senin (21/08) lalu, jemaat
GMIM Zaitun Karombasan Ranotana Weru (Karoweru) Kolom
VII menggelar ibadah tamasya di Pantai Tasik Ria,
Mokupa. Ibadah dalam bentuk Pendalaman Alkitab (PA)
itu dipimpin Pdt CH Kaparang STh. Sementara dalam
rekreasi dipandu Pnt BM Engka dan Sym Drs Ruddy Allow.
Ibadah tamasya, menurut Koordinator Pria Kaum Bapa, J
Lasut didampingi Raymond Pasla, Rommy Korompis dan
Vecky Rauan, akan menjadi agenda tetap Kolom VII
setiap triwulan.(lex)
627 CJH Telah Lunasi ONH
Sampai perpanjangan 16 Agustus lalu, 621 CJH Sulut ditambah enam orang Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) sudah melunasi Ongkos Naik Haji (ONH). Jadi saat ini tinggal menunggu kelengkapan berkas, sampai bulan depan.
Humas Depag Kalo Tahirun, Jumat (18/08) mengatakan, untuk prosedur kelengkapan berkas, selanjutnya dari pihak Depag akan diserahkan ke pusat.”Jadi setelah semua CJH melunasi ONH dan berkas, untuk informasi kelanjutannya tinggal menunggu dari pusat,”jelasnya sembari menambahkan, untuk keberangkatan CJH dari Sulut sendiri direncana pada Desember mendatang
Karena, CJH sebelumnya telah mengikuti kegiatan manasik haji atau materi pembelajaran haji, seperti hikmah ibadah haji dan menyangkut ketentuan-ketentuan ibadah haji dan umrah, seperti syarat, rukun dan wajib haji dan umrah. Selanjutnya pelaksanaan haji tamattu, Qiran, Ifrad. Kemudian praktek meliputi thawaf, sai wukuf , melontar jumrah. Tata cara tayamum, sholat safar.Sementara itu untuk praktek memimpin doa seperti thawaf, sai wukuf, melontar jumrah. Akhalul Qarimah dan proses perjalanan haji.
Diharapkan, untuk CJH dari Sulut nanti benar-benar menjadi haji yang mabrur. Dan semoga perjalanan CJH Sulut nanti berjalan dengan aman, tertib dan baik.(aan)
|
|