|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Bersama walikota temui Komisi I
Lima Petinggi Dekot Bahas
Aset Hankam di Jakarta
|
Rencana pengalihan status aset Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) yang ada di Kota Tomohon, kini kembali diperjuangkan legislatif dan eksekutif Kota Bunga. Buktinya, empat Ketua Fraksi dan Ketua DPRD Kota Tomohon sudah bertolak ke Jakarta kemarin.
Nantinya, Ketua DPRD Vonny Paat bersama ke empat ketua fraksi terdiri Jimmy Eman SE, Drs Hanny Meruntu, Arthur Siwi ST dan Drs Jan Posumah akan mendampingi Walikota Tomohon untuk membicarakan sejumlah agenda penting terkait masalah pengalihan aset milik Hankam yang ada di Kota Tomohon. “Kunjungan ini untuk membicarakan masalah aset-aset milik Hankam yang ada di Tomohon,” tegasnya saat dihubungi.
Aset-aset tersebut terdiri Kantor Pemkot (Rindam) Tomohon di Kakaskasen III dan gudang peluru milik Hankam yang ada di Kelurahan Paslaten II, Tomohon Timur. “DPRD bersama pemkot akan berupaya untuk membicarakan masalah pengalihan aset-aset tersebut. Apakah pengalihannya akan menempuh cara tukar guling ataukan dengan mekanisme pembayaran. Yang jelas semua itu merupakan tujuan dari keberangkatan dewan kali ini,” jelas Paat via HP, kemarin (23/08).
Untuk memuluskan rencana tersebut, direncanakan hari ini (24/08) personel dekot bersama Walikota Tomohon Jefferson SM Rumajar SE akan bertemu personil Komisi I DPR RI yang membidangi masalah Hankam. “Kami sudah dijadwalkan untuk bertemu dengan pak Theo Sambuaga yang adalah Ketua Komisi I DPR RI untuk membicarakan soal pengalihan aset ini. Diharapkan dari hasil pembahasan nantinya bisa memberikan kejelasan mengenai mekanisme terbaik yang akan diambil terkait masalah pengalihan aset ini,” pungkas Paat.(yha)
|
|