|
|
|
|
![]() |
![]() |
Perkuat Nilai Keimanan Pemuda
MANADO - Selain melatih ke-beranian dalam berpendapat, Jambore Pemuda Remaja Mes-jid (JPRM) Sulut, menurut Ka-tua Stering Comite (SC) JPRM Kalo Tahirun bertujuan untuk memperkuat nilai keimanan seluruh pemuda muslim.
Dijelaskanya, melalui wadah ini tentunya nilai keimanan pe-muda semakin dipertebal, guna menhadapi tantangan bebas pengaruh arus globalisasi, yang kian waktu kian besar penga-ruhnya dan tantangannya. Ter-lebih, pemuda sebagai genera-si penerus bangsa, harus tum-buh menjadi pemuda yang beriman, mandiri, cerdas dan tangkas dalam segala hal.
“Untuk itu melalui JPRM nanti, kiranya dapat menumbuhkan nilai keimanan yang lebih da-lam,”tandasnya. Ia menambah-kan, kegiatan yang bakal dipu-satkan di Lapangan Nunuk, Kelurahan Matali, Kotamobagu Timur pada 24-28 Agustus ini, akan diikuti dari utusan DPD kelurahan/desa BKPRMI.(aan)
Bina Mensprit Mahasiswa Kristen
DENGAN tujuan untuk membina kemampuan mental dan spiritual Calon Mahasiswa (Camaba) Kristen di Fakultas Hukum Unsrat, sekaligus me-ningkatkan kesadaran serta untuk mengembangkan poten-si diri agar dapat berperan aktif dalam kehidupan di keluarga, kampus, gereja dan masya-rakat, terlebih kepada negara dan bangsa.
Biro Kerohanian Kristen Fa-kultas Hukum Unsrat Julike, Ra-bu (23/08) mengatakan, biro kerohanian Kristen Fakultas Hu-kum Unsrat melaksanakan kegiatan bina rohani mahasis-wa Kristen yang ke-XVI dengan tema”kembalilah kepada bapa dan dasar Firman diambil dalam kolose 3:5-17. Kegiatan yang direncanakan dilaksana-kan Sepetember akan dihadri gubernur Sulut, kapolda Sulut, tokoh agama, masyarakat dan dari kalangan pendidikan.(aan)
GBI Elshadday Tondano Resmi Gereja Mandiri
TONDANO – Pergumulan dalam perjuangan tanpa disertai iman dan percaya pada Yesus Kristus tentunya akan sia-sia. Seperti yang dilakukan jemaat Gabungan Gereja Baptis Indonesia Gubeng Surabaya cabang Tondano ternyata tidak sia-sia, dimana mereka terus berupaya dalam misi pelayanan terutama keinginan mereka menjadi gereja yang mandiri.
Hal ini diwujudkan dengan berkat dan anugrah Tuhan Yesus Kristus yang diberikna pada jemaat tersebut, sehingga pada Sabtu (26/08) mendatang, Jemaat Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GBI) Gubeng Surabaya Cabang Tondano diorganisasikan menjadi gereja mandiri.
Gembala Jemaat GBI Cabang Tondano Pdt Maxi J Kurumbatu, Selasa (23/08) pada Komentar mengatakan dengan diorganisasikan menjadi gereja mandiri maka gereja tersebut selanjutnya menjadi Gereja Baptis Indonesia (GBI) Elshadday Tondano.
Sebagai rasa syukur tersebut, Sabtu pekan ini dilaksanakan ibadah syukur yang bertempat digedung gereja di Tondano.
Ibadah sykur itu sendiri jelas dia, sebagai ucapan syukur pada Tuhan atas berkat yang diberikan pada jemaat terlebih lagi gerajaNya telah menjadi gereja mandiri setelah sebelumnya adalah cabang dari Surabaya.
Dibalik itu semua, menurut dia semua ini karena campur tangan Tuhan yang berperkara dalam setiap upaya dan kerja dari Jemaat sendiri. “Tanpa campur tangan Tuhan tidak mungkin jemaat ini menjadi gereja yang mandiri,” tambahnya.(lex)
Assegaf : Awali Kehidupan Dengan Bertobat Kepada Tuhan
Manado - Hati yang bersih setelah bertobat merupakan sumber ketenangan hati dan kedamaian jiwa. Dari ketenangan dan kedamaian itu semoga akan lahir solusi dari segala problematika kehidupan yang sering kita hadapi. Maka, marilah awali hari-hari dalam kehidupan dengan bertobat kepada Tuhan.
Ajakan tersebut disampaikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Manado, KH Arifin Assegaf pada Komentar belum lama ini. Menurut dia, kata tobat berasal kata dari taaba-yatuubu-taubatan dengan secara bahasa berarti kembali. Yakni, kembalinya seorang hamba kepada Allah SWT dari segala perbuatan dosa yang pernah dilakukan. Dipahami tobat mempunyai fungsi untuk membersihkan diri dari dosa-dosa. Menurut para sufi tobat dijadikan sebagai anak tangga pertama yang harus dilalui sebelum menaiki anak tangga selanjutnya untuk mencapai ma’rifatullah atau hakikat. “Tobat memiliki peran sangat penting bagi kehidupan spiritual seorang hamba dalam perbaikan dirinya menuju yang lebih baik,” jelasnya.
Dia mengingatkan tobat harus dilakukan dengan segera tanpa menunggu ajal menjelang. “Tobat yang dilakukan ketika nyawa sudah di kerongkongan merupakan tobat yang sia-sia,” tambahnya.(lex)
|
|