|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Budidaya Rumput Laut Rusak Diserang Virus
|
Usaha budidaya rumput laut yang dikelola warga pinggiran pantai di kawasan Minahasa, belakangan diterpa masalah. Betapa tidak, ada suatu jenis virus yang dilaporkan telah menyerang rumput laut warga tersebut. Belum diketahui pasti nama virus tersebut, namun ini dipastikan telah mengganggu mata pencaharian warga.
Sebagaimana diungkapkan Bupati Minahasa, Drs S Vreeke Runtu, kepada sejumlah legislator Sulut Dapil Minahasa-Tomohon-Minut, Senin (28/08) di ruang kerjanya, masalah ini juga perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi. Sebab jika dibiarkan, usaha rumput laut warga akan terganggu. “Virus ini bisa membuat kualitas dan produksi rumput laut menjadi kurang baik. Saya kira ini butuh perhatian provinsi,” ujarnya kepada sembilan legislator yang dipimpin Pdt Tonny Kaunang STh itu.
Lebih lanjut dikatakan, rumput laut yang sudah terserang virus sudah tidak bisa lagi dipertahankan. Demikian pula dengan bibit rumput laut yang ada. Karena bibit rumput laut yang digunakan, berasal dari rumput laut yang dikembang-biakkan. “Jalan keluarnya, kita harus mencari bibit rumput laut yang baru. Kalau bisa, ada bibit baru yang didatangkan dari luar. Jadi semua rumput laut yang sudah terkena virus harus dikeluarkan,” katanya lagi.
Ditambahkan, detail masalah ini akan dimasukkan secara tertulis kepada para legislator yang terdiri dari Pdt Tonny Kaunang STh, Drs Jus Tumurang, Steven Kandou, Inggrid Sondakh SE, Drs DP Togas, Edwin Eman, Eddison Masengi, Timmy Tatara, dan Telly Tangkulung, sebagai bahan pertimbangan untuk dikaji lebih jauh.(dav)
|
|