HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

29 August 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Beberapa proyek selesai asal jadi 
Fungsi Pengawasan Dinas PU Dinilai tak Jalan

 
Fungsi pengawasan Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Manado dinilai tak berjalan sebagaimana mestinya. Pasalnya, beberapa proyek terkesan selesai asal jadi, sepeti proyek pembangunan jalan dan rehab gedung PKK yang dianggarkan dalam APBD tahun 2006. 
Sejumlah proyek yang dinilai selesai asal jadi ini, sebagaimana hasil temuan Komisi C Dekot Manado, Senin (28/08) kemarin. Rehab gedung PKK yang berada di ruas jalan Pumorow Teling, hanya dikerjakan asal-asalan, di mana atap-atap seng gedung tersebut banyak yang bocor, hingga menyebabkan plafon-plafon bangunan mulai rusak. Padahal untuk proyek rehabilitasi ini menelan anggaran sekitar Rp 270 juta dana APBD 2006 Kota Manado.
“Bukang maeng le ini bangunan dang, baru ujang setenga jam, so tembus sampe di plafon,” ujar Ketua Komisi C Dekot Manado, Frangky Sinjal SH yang menyalahkan kontraktor dan pihak pengawas Dinas PU Kota Manado. Untuk meminimalisir kerusakan, personel Komisi C Dekot Manado lainnya, masing-masing Ifke Sepang, Ani Rarungkuan dan Djemly Wungouw SE mengharapkan, dinas PU Kota Manado secepatnya melakukan perbaikan kembali. 
Tak itu saja, personel Komisi C ini juga melihat indikasi lain tak jalannya fungsi pengawasan Dinas PU, sebagaimana nampak di proyek sejumlah jalan hotmix di kota Manado diduga kuat hanya dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan bestek. Seperti terlihat di Jalan Wakeke, Jalan Diponegoro, Jalan Toar dan Jalan Sarapung yang belum lama dikerjakan sudah mulai terbongkar. Mencermati hal ini, Sinjal meminta agar sisa anggaran proyek harus ditahan oleh Dinas PU Kota Manado. 
“Saya harapakan dana sisa ini jangan dulu disalurkan, sebelum kewajiban mereka tertuntaskan,” ujar Sinjal sambil menambahkan agar kontraktor harus sadar akan masa perawatan tahun anggaran. “Perawatan dan perbaikan ini mutlak dilakukan kontraktor,” tukasnya. Sementara Wungouw menambahkan, untuk menjadi pegangan dalam evaluasi pekerjaan jalan, dewan akan melakukan uji kelayakan tentang pekerjaan jalan.(ran) 

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin