|
|
|
|
![]() |
![]() |
Musim Kemarau Belum Habis
Hujan keras yang turun, Senin (28/08), disambut ceria warga Manado. Terlebih bagi mereka yang tinggal di daerah ketinggian. Soalnya hujan yang turun selama sekitar tiga jam tersebut, dapat menambah debit air sumur mereka yang rata-rata telah menipis. Meski demikian, warga diharapkan jangan terlalu mengandalkan hujan.
Sebab, seperti dikatakan Kepala Stasiun Meteorologi BMG Sulut, Willy Lasut, hujan tersebut belum menandakan musim kemarau sudah berakhir. “Ini hanya hujan satu-dua hari di musim kemarau. Dan bukan tanda dimulainya musim hujan. Sama dengan panas sehari atau dua hari selama musim hujan,” katanya, Senin (28/08), via ponsel.
Dijelaskan, musim hujan ditandai dengan curah hujan rata-rata 150 milimeter per hari. “Kalau hujan hari ini (kemarin, red) paling hanya lima millimeter. Ini disebabkan lemahnya angin yang bertiup di atas wilayah Sulut. Sehingga terjadi pembentukan awan tebal. Dalam scope lebih luas itu akibat mulai redanya badai di Jepang,” jelasnya. Ditambahkan, pada Selasa ini diperkirakan juga akan terjadi hujan pada siang hari.(win)
Mantos Siap Bangun Jalan Pesisir Pantai
Pengelola Manado Town Square (Mantos) menampik informasi seolah-olah pihaknya enggan membangun jalan penghubung di antara pertokoan-pertokoan yang ada di kawasan Boulevard. Malah, menurut pengelola Mantos, Hengky Wijaya, pihaknya sudah smeentara melakukan pekerjaan pembuatan jalan dimaksud.
Hal itu dikatakan Wijaya aaat dihubungi Komentar via telepon Senin (28/08) kemarin. “Saat ini sedang pengerasan jalan. Dalam waktu dekat akan selesai. Kami sangat siap untuk mengubungkan jalan-jalan di belakang pertokoan Boulevrad seperti Mega Mas, Boulevard Square, serta Mantos sendiri,” ujar Wijaya.
Ditambahkannya, kalau untuk kemajuan Manado dan pelayanan terhadap masyarakat Manado, “Saya kira setiap pengembang reklamasi di kawasan Boulevard akan setuju jika jalan penghubung antara pertokoan dibangun.” Meski demikian, mantan manajer Persma Manado era 90-an ini, mempertanyakan pembuatan jembatan untuk menghubungkan jalan-jalan di belakang Boulevard. “Kami siap bangun jalan di lahan reklamasi masing-masing, namun untuk membuat jembatan penghubung, saya belum tahu,” kunci Wijaya.(mon)
|
|