|
8 Besar Copa
Indonesia
Tanpa Pelatih, Persma Bertekad Gulung PSMS
|
|

|
|

|
|
|
BOLAMANIA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|
|
TRIBUN OLAHRAGA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|

|
Pertarungan bergengsi akan berlangsung di Stadion Klabat Manado Rabu (30/8) esok ketika Persma Manado akan menghadapi PSMS Medan pada leg pertama putaran 8 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia. Menjadi tekad tim berjuluk Badai Biru untuk menggulung lawannya yang baru saja sukses melibas juara liga Indonesia Persik Kediri di babak 16 Besar. Tampil di kandang sendiri, Persma bertekad meraih kemenangan berapapun skornya.
Manajer Tim Persma Manado Ronny Pangemanan kepada Komentar kemarin menjelaskan, Persma menyadari penuh lawan yang akan dihadapi saat ini. Mahyadi Panggabean dkk adalah salah satu tim kuat di pentas Liga Indonesia Divisi Utama. Baru saja sukses melibas juara ligina Persik Kediri di 16 Besar Copa Indonesia adalah bukti ketangguhan PSMS Medan. “Kita harus menyadari PSMS adalah lawan yang amat tangguh. Bagi Persma, dengan mencapai babak 8 Besar saja sudah merupakan prestasi gemilang di ajang Copa Indonesia. Namun begitu, menjadi tekad bulat Persma untuk melibas PSMS di Stadion Klabat, berapapun skornya,” kata Ropan.
Manajer tim yang sukses mengangkat Persma kembali ke Divisi Utama Liga Indonesia itu mengingatkan soal semangat juang yang ditampilkan Persma ketika berlaga di 8 besar Divisi I maupun dalam perjalanan di ajang copa hingga mencapai babak 8 Besar seperti sekarang ini. “Semangat bertarung di kandang sendiri harus kita maksimalkan untuk dapat melibas PSMS di Stadion Klabat,” katanya.
Setelah pelatih Luciano Leandro kembali ke Brasil, maka trio asisten pelatih, Rudi Manumpil, Albert Mangantar dan Alfrets Tindi akan menangani tim Badai Biru untuk menghadapi PSMS Medan dalam dua kali pertarungan, masing-masing di Manado Rabu (30/8) dan di Stadion Teladan Medan pada 3 September mendatang. “Trio asisten pelatih yang akan menangani Persma menghadapi PSMS setelah pelatih kepala Luciano Leandro kembali ke Brasil,” tambah Ropan. “saya sendiri pun siap menjadi Persma,” tambahnya berkelakar.
Greg dan Fleitas Jadi Alternatif
Sementara itu, kondisi stamina serta pendeknya masa recovery punggawa tim Ayam Kinantan memaksa arsitek PSMS Medan, Rudi Saari memutar otak untuk menentukan pemain yang akan disiapkan menghadapi Persma Manado.
Seperti dilansir dari Ligaindonesia.com, untuk mengantisipasi hal tersebut, Rudi sudah mengantongi pemain alternatif yang akan diboyong yakni dua legiun asing yang tak diturunkan saat mengalahkan Persik lalu, Greg Nwokolo dan Alcidio Fleitas.
Saat melawan Persik, keduanya hanya duduk di tribun kehormatan bersama penonton. Dengan mengenakan kacamata hitam Greg Nwokolo sesekali mengacungkan jempolnya kepada suporter yang menegurnya. Begitu juga Alcidio Fleitas meskipun tak diturunkan tapi tetap masuk ke kamar ganti pemain untuk memberikan support kepada Mahyadi Panggabean dkk. Tapi, Rudi tak mau berterus terang. Yang pasti, katanya, formasi saat mengalahkan Persik adalah formasi yang akan diturunkan di Stadion Klabat Manado nanti. (*/lic/kim)
|