|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pimpinan Gereja Sulut Bahas Keberadaan Mormon
|
Pimpinan Geraja di Sulut bakal membahas keberadaan gereja Mormon yang selama ini menjadi satu pembicaraan dan belum jelas keberadaannya. Apalagi pembahasan soal Gereja tersebut sempat terhenti sebelumnya, karenanya pimpina gereja akan menggelar pertemuan lanjut tentang status Mormon apakah bisa terdaftar atau tidak.
Kabid Urusan Agama Kristen Depag Sulut Dra Josephien Sumampow pada Komentar, Senin (28/08) menjelaskan, pertemuan lanjut ini merupakan hasil pertemuan di Jakarta pada 19-20 Agustus lalu.
Dikatakan Sumampow hadir dalam pertemuan ini, antara lain Bidang Urusan Agama Kristen, diantaranya Jenny Sampaow SPd, Brani Ratu, Antony Siu serta dirinya. Selanjutnya perwakilan dari GMIM Pdt Lucky Rumopa dan Pdt R Pontororing STh, dari KGPM Gembala Teddy Batasina, GPDI Pdt Edwin Sumilat dan Bimas Kristen Manado Pdt Jonh Tilaar. Sedangkan dari Dirjen Bimas Kristen pusat Pdt AL Tindige MSi.
Dijelaskannya, pertemuan ini untuk mengkaji dan meneliti kembali ajaran-ajaran Mormon yang sebelumnya sempat diklaim sesat. “Jadi, untuk pertemuan lanjut di Sulut dalam waktu dekat nanti, merupakan pertemuan vinal tentang kepastian status pendaftaran Mormon secara pasti,”terangnya.
Perlu diketahui, soal status pendafataran Mormon sebelumnya, telah ada penolakan secara lisan soal pemberian rekomendasi dari PGPI, GMIM, KGPM dan GPdI. Bahkan, menyikapi hal ini, Kanwil Depag sebelumnya tetap komitmen dengan kebijakan yang ada, yaitu bila tidak ada rekomendasi dari salah satu dari tiga gereja besar, Mormon tidak bisa terdaftar di Sulut. “Karena ini menyangkut kerukunan dan kebersamaan umat beragama di Sulut,” tegasnya.(aan)
|
|