|
|
|
![]() |
![]() |
|
Kucing-kucingan dengan aparat
Ratusan PKL Masih Bertahan di Pusat Kota
|
Ratusan Pedagang Kaki Li-ma (PKL) diduga masih bero-perasi di Pusat Kota. Dalam penjelasan Direktur Utama PD Pasar, dari 261 PKL kawas-an letter T yang ditertibkan kali lalu, baru 113 PKL yang mendaftarkan diri untuk berjualan di hanggar yang di-persiapkan. Berarti masih ada 148 PKL leter T yang berke-liaran di pusat kota.
Hal tersebut semakin diper-kuat dengan pemantauan harian ini, di kawasan pusat kota terlihat PKL dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlibat kucing-kucingan. Hal ini disebabkan oleh kenekatan PKL melakukan aktivitas jual beli di zone terlarang, sehingga di saat ada patroli Pol PP, PKL secepat kilat mengemasi barang-barangnya untuk disembunyikan.
Sementara itu, Tualangi yang dikonfirmasi harian ini, Selasa (29/08) kemarin menjelaskan, jumlah PKL yang telah men-daftarkan diri tercatat 604 PKL. Kendati begitu, hingga ki-ni masih banyak petak hang-gar yang belum ditempati. Menurut Tualangi sekitar 70 petak hanggar yang belum ditempati, termasuk 20 petak yang sudah dikapling PKL. “Artinya 20 petak hanggar tersebut telah didaftarkan oleh PKL untuk mereka tem-pati, namun belum juga ditempati,” ujarnya. (ran)
|
|