HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

31 August 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Tribun


Musorda Tertunda Lagi
AGENDA Musyawarah Olahraga Daerah (Musorda) Sulawesi Utara ternyata masih belum terlaksana. Pasalnya hingga pertengahan Agustus, pihak KONI Sulut masih belum mendapatkan data lengkap mengenai status cabang-cabang yang telah demisioner.
Sebelumnya, KONI Sulut telah mewarning cabang-cabang yang telah demosioner untuk segera menggelar musyawarah daerah (musda) guna mendapatkan kepengurusan yang baru. Namun, hingga pertengahan Agustus, masih ada puluhan cabang yang belum memasukan data kepengurusan baru ke secretariat KONI Sulut. Akibatnya, agenda pelaksanaan musorda beberapa kali tertunda.
Guna memberikan kesempatan kepada cabang-cabang yang belum melaksanakan musda, pihak KON Sulut kembali menunda pelaksanaan musorda agar cabang-cabang segera melakukan musda. Tapi, jika hingga awal September 2006, belum juga terbentuk, KONI Sulut tetap akan menggelar musorda walaupun tanpa keikutsertaan cabang-cabang yang demisoiner.
Kabag Olahraga Setda Propinsi Sulut, Drs Roy Mewoh ketika dikonfirmasi Komentar, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa agenda pelaksanaan musorda sudah disusun oleh pihak KONI Sulut. Hanya, jadwal pastinya belum bisa ia kemukakan. “Mungkin dalam waktu dekat ini baru bisa diumumkan. Tapi, setahu saya sekitar bulan September baru bisa dilaksanakan,” kata Mewoh.
Sementara itu Ketua Harian KONI Sulut, Jimmy Rimba Rogi SSos beberapa waktu lalu telah mengatakan bahwa musorda akan dilaksanakan pada akhir Agustus. Tapi, karena banyaknya agenda olahraga membuat kegiatan tersebut kemungkinan akan dilaksanakan awal September 2006 mendatang. Bahkan, ketika melepas Persma ke babak delapan besar divisi I, Imba mengatakan bahwa Musorda harus dilakukan pada tahun ini.(dni) 

Pereli Senior Ramaikan Scotmedoc Auto Moto Time Rally
SEJUMLAH perelis senior bakal meramaikan Kejuaraan Scotmedoc Time Rally Seri kelima, 2-3 September 2006. Informasi yang dirangkum, nama-nama seperti Ivan Sarundajang, Gyanni Najoan kabarnya akan ikut berpartisipasi pada iven bertajuk ‘U Mild Scotmedoc Auto Moto Time Rally Seri V’.
Bakal tampilnya pereli-pereli kawakan Sulut tentu menjadi daya tarik tersendiri sebab, lomba yang diprakarsai klub otomotif Scotmedoc sejak lima tahun silam tersebut mutunya terus ditingkatkan. Apalagi, pada tahun ini untuk pertama kalinya akan dilombakan kategori sepeda motor.
Digelarnya kategori sepeda motor, kata Kabid Olahraga Pengda IMI Sulut, Philep Najoan, semata-mata untuk menambah daya tarik lomba tersebut. Hanya, khusus untuk kategori sepeda motor, penilaian akan terfokus pada tim bukan perorangan. “Mekanisme penilaian nanti akan disampaikan pada technical meeting,” kata Philep, beberapa waktu lalu.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, kegiatan tahunan yang menjadi program klub otomotif Scotmedoc digelar dalam rangka menyambut HUT Propinsi Sulut ke-42 serta setahun kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur pilihan rakyat. Hal tersebut diungkapkan ketua panitia pelaksana, Mario ‘Choi’ Rumbayan, beberapa waktu lalu. 
Didukung beberapa sponsor, lomba yang mengambil etape pertama, Manado- Kotamobagu dan etape kedua, Kotamobagu Manado dipastikan bakal menarik. Pasalnya, sejumlah hadiah menarik dengan total dana Rp 30 juta akan diperebutkan pada lomba tersebut.(dni)

Lomba Motokros Bakal Hentak Touluaan
GUNA merayakan kegiatan Pengucapan Syukur di Kecamatan Touluaan, sejumlah elemen masyarakat yang tergabung di Gereja Kemah Injil Indonesia, Jemaat Toundanouw dan Ranoketang Atas, telah mengagendakan suatu lomba Motokros dan Grasstrack bertajuk ‘Touluan Bersyukur’ di Sirkuit ‘Ratas’ Desa Ranoketang Atas Kecamatan Touluaan, 28 September-01 Oktober 2006.
Ketua Panpel, Hendra Poluan didampingi Sekretaris Novi Korompot SE mengatakan bahwa selain untuk merayakan pengucapan syukur, lomba tersebut juga dirangkaikan dengan HUT Kecamatan Touluaan Ke-4. “Lomba ini dilaksanakan untuk meramaikan pengucapan syukur sekaligus HUT Ke-4 Kecamatan Touluaan tanggal 01 Oktober 2006,” kata keduanya.
Sementara itu, salah satu panitia teknis, Koding Mamentu kepada Komentar, mengatakan lomba tersebut akan mempertandingkan tujuh kelas. Dari jumlah tersebut, kelas utama yang dipertandingkan adalah kelas 125 cc Special Engine, untuk jenis motokros dan kelas 155 cc campuran, khusus untuk Grasstrakc Open. “Selain kelas-kelas tersebut, ada juga kategori lokal yang khusus diperuntukkan bagi peserta dari Minsel,” jelas Koding.(dni)

Bonit Kembali ke Pelatnas
SUKSES Bonit Wiryawan ketika meraih gelar ganda putra berpasangan dengan Elbert Sie di Salonpas Int. Tennis Championship 2006 di Manado, beberapa waktu lalu berbuah manis. Pasalnya, petenis gaek berusia 39 tahun tersebut kembali dipanggil ke pelatnas guna memperkuat Tim Davis Indonesia menghadapi tuan rumah Kazakhstan di babak final Piala Davis Grup II Zona Asia-Oceania, 22-24 September mendatang. Selain Bonit, tiga petenis lainnya yang dipanggil membela skuad Merah-Putih adalah Suwandi, Prima Simpatiaji, dan Elbert Sie. 
Kembalinya Bonit ke pelatnas memang cukup mengejutkan. Sebab, selain masalah usia yang sudah cukup tua untuk olahraga tennis, Bonit juga hanya bercokol di urutan ketujuh Peringkat Nasional Pelti (PNP). Tak hanya itu, Bonit juga sudah layak menjadi pelatih bukannya seorang atlet lagi. Kabarnya, dipanggilnya Bonit karena PB Pelti memfokuskan dia untuk berduet dengan Suwandi di nomor ganda. Sementara dua petenis muda, Prima Simpatiaji dan Elbert Sie akan difokuskan di nomor tunggal.(*/dni)

Kejuaraan Bridge PABF Ke-44
Tim Putra Indonesia Sulit Rebut Gelar
MESKI didukung pemain-pemain bridge terbaik, tapi Tim Open Indonesia, yang berlaga di Kejuaraan Pasific Asia Bridge Federation (PABF) Ke-44 di Shanghai Cina tampaknya sulit untuk meraih gelar. Hal itu terjadi karena pada ronde kesembilan, tim yang diperkuat Santje Panelewen, Frangky Karwur, Robert Tobing, Taufik G Asbi, Very Pangkarego dan Ong Keng Hien dikalahkan oleh kandidat juara regu Cina dengan skor 24-40 International Macht Point (IMP) atau 12-18 Victory Point (VP). Dengan kekalahan itu, Tim Indonesia tetap bercokol di posisi kelima dengan jumlah point 342.5 VP.
Peringkat pertama diduduki Tim Cina yang mengemas poin tertinggi, 411 VP disusul New Zealand dengan jumlah poin 366 VP, Cina Hongkong 365 VP dan di posisi keempat, Tim Jepang dengan nilai 364 VP. Indonesia berpeluang meraih peringkat yang lebih baik jika pada dua sesi terakhir yakni sesi ke-10 dan 11 bisa mengalahkan lawan-lawannya. Di sesi ke-10, Indonesia akan menghadapi Cina Makau dan di sesi terakhir akan menghadapi regu tangguh, New Zealand.
Sementara itu di kategori putri, regu Indonesia masih belum beranjak dari posisi ketiga. Kekalahan 46-59 IMP (12-18 VP) atas regu Filipina menghambat perjuangan Lusje Olha Bojoh, Joice Mandolang Tueje, Kristina Wahyu, Suci Amita Dewi, Riantini dan Vera Damayanti untuk merangkak ke posisi teratas. Dengan selisih poin yang relative tipis dengan peringkat pertama New Zealand (368.5 VP) dan Australia (348 VP), Indonesia yang memiliki jumlah poin 343 VP bisa melejit ke posisi yang lebih baik. Tapi, peluang tersebut bisa terwujud jika pada pertandingan melawan New Zealand di sesi ke-10 dan melawan Australia di sesi ke-11, Tim Putri Indonesia bisa memetik kemenangan.(dni)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin