|
Copa
Dji Sam Soe Indonesia
PSMS Permalukan Persma di Klabat
|
|

|
|

|
|
|
BOLAMANIA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|
|
TRIBUN OLAHRAGA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|

|
PSMS Medan mempermalukan Persma Manado yang tampil di depan publik sendiri di Stadion Klabat Rabu (30/8) kemarin setelah tim berjuluk Ayam Kinantan itu melindas tim Badai Biru 3-0 pada leg pertama putaran 8 besar. Hasil ini membuat peluang PSMS untuk lolos ke semi final terbuka lebar karena pertarungan leg kedua akan berlangsung di Medan, Senin (4/9).
PSMS yang baru saja menyingkirkan juara liga Indonesia Persik Kediri pada putaran 16 Besar sejak awal pertandingan memang terlihat begitu mendominasi. Menurunkan skuad terbaiknya termasuk sejumlah pemain tim nasional seperti Mahyadi Panggabean, Saktiawan Sinaga dan juga Boy Jati Asmara, PSMS langsung tampil menggebrak. Pertandingan baru berjalan enam menit gawang Persma sudah jebol. Boy Jati Asmara yang mendapatkan umpan terobosan ke depan langsung menggiring bola ke daerah pertahanan Persma tanpa terkawal satupun pemain belakang Persma. Dengan mudah striker PSMS Itu kemudian menempatkan bola ke sudut kiri gawang Persma dengan terlebih dulu memperdaya kiper Persma Ferdiyansah, 1-0 untuk PSMS Medan.
Ketika konsentrasi Persma belum pulih benar, PSMS Medan sudah menambah satu gol lagi lewat tendangan keras Saktiawan Sinaga, 2-0 untuk PSMS. Suporter Persma yang awalnya begitu berapi-api mendukung tim Badai Biru terlihat mulai berbalik mencerca tim Persma, dan bahkan memberikan apllaus kepada tim tamu. Setelah kebobolan dua gol Persma berusaha untuk bangkit menyerang. Dengan mengandalkan Jardel Santana da Silva yang menjadi play maker, Persma berusaha untuk menembus pertahanan PSMS. Namun, pertahanan PSMS yang dipimpin Mahyadi Panggabean terlihat begitu kokoh dan sulit ditembus.
Di babak kedua Persma berusaha untuk mencoba mengendalikan permainan sejak awal. Jardel bersama Bingana Yves maupun Rully Soputan di babak kedua ini terlihat mampu mengimbangi penampilan PSMS. Namun begitu, gol yang ditunggu-tunggu sekitar 10 ribu penonton yang memadati Stadion Klabat Manado tidak kunjung datang. Meski sudah memasukkan beberapa pemain pengganti, Persma tetap tak mampu menembus ketatnya pertahanan PSMS. Bahkan, di menit ke-90 PSMS Medan menambah satu gol lagi lewat Alejadro Tobar.
“Hasil yang dicapai sudah maksimal, PSMS memang harus diakui lebih baik,” kata Ronny Pangemanan, Manajer Persma kepada wartawan usai pertandingan. Sebaliknya, pelatih PSMS Medan justru memuji penampilan tim Persma yang dikatakannya merupakan tim yang bagus. “Tentu saja kami merasa senang dengan kemenangan ini. Namun, Persma juga merupakan tim yang bagus,” kata Rudi Saari, pelatih PSMS kepada wartawan usai pertandingan yang tidak berimbang itu. Panpel Persma mengumumkan, leg kedua akan berlangsung di Medan, Senin (4/9) mendatang. (kim)
|