HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Induk -Minut 

01 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Silvana: Saya Siap Dianulir


Ungkapan bijak akhirnya keluar dari mulut Silvana Luntas (30) warga Wawalintouwan Kecamatan Tondano Barat, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai keluarga dekat Bupati Minahasa yang lolos secara ‘sim salabim’ dalam perekrutan CPNS untuk jalur tenaga Honda (honorer daerah) di Kabupaten Minahasa. 
Menurut Silvana ketika ditemui Komentar, Jumat (31/03) kemarin, dirinya sebelumnya tidak percaya dengan adanya komplain dari warga maupun pelamar CPNS lainnya. Pasalnya, ketika mengikuti ujian lalu, dirinya merasa melakukan perjuangan sendiri, tanpa dibantu oleh orang lain, sekalipun keluarganya disebut-sebut adalah orang nomor satu di Minahasa. 
Dijelaskan ibu dari seorang putra ini, sejak awal memasukkan berkas CPNS dilakukannya dengan kerja keras dan sama sekali tidak dibantu, apalagi dikatakan mendapat perlakuan khusus dari seseorang panitia atau pejabat di Pemkab Minahasa. “Kita ada iko penjaringan CPNS deng kerja keras, bukan dibantu siapa-siapa. Jadi wajar kalo lolos,” tegas Silvana. 
Namun diakuinya, disaat tes CPNS lalu, dirinya memang salah tempat, dimana harusnya mengikuti tes CPNS Honda yang dilaksanakan di Stadion Maesa Sasaran, justru menuju ke lokasi tes pelamar umum yang ada di Pusgiat GPdI Lewet Tondano. 
Tapi, aku Silvana, semua proses penjaringan CPNS dilakukannya sesuai aturan, dimana, usai mengisi lembar jawaban tenaga Honda, langsung menyerahkan ke panitia, untuk digabung dengan lembar jawaban tenaga Honda. “Mungkin karena sudah bingung sehingga lokasi tes kita so lupa. Tapi itu nyanda ada masalah karena hasilnya langsung diserahkan ke panitia,” jelas Silvana. 
Menyikpai reaksi yang muncul dari warga dan pelamar CPNS, Silvana mengatakan, apabila nanti dianulir, maka dirinya siap menerima kenyataan tersebut. “Kita so malo kalo kita pe kelulusan diprotes dan dianulir. Kita trima asal ada bukti akurat yang tidak meleggalkan kekeliruan itu,” ungkap Silvana. (pen) 


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin