|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mengintip legislator berakhir pekan
Ir Miky Junita Wenur: Berenang dan Ayam Tuturuga
|
MESKI disibukkan dengan panggilan tugas yang padat selaku Wakil Ketua Dewan Kota Tomohon, Ir Miky Junita Wenur senantiasa berusaha meluangkan waktu berkumpul bersama keluarga. Terlebih pada akhir pekan. Karena itu, masa weekend merupakan saat yang paling dirindukannya.
Kesibukannya bisa dikatakan luar biasa. Sejumlah organisasi menjadi ‘ladang pengabdiannya’. Begitu pun sang suami yang antara lain merupakan Sekretaris Pria Kaum Bapa di lingkungan Sinode GMIM. Karena itu, hari demi hari keduanya tak jarang terpaksa terpisah dengan anak-anak.
Ya, membagi waktu, jelas tak gampang, tapi bukan berarti tidak mungkin. “Dalam segala hal kita memang mesti bijaksana menata dan mengisi hari-hari kehidupan. Panggilan tugas tentu tak boleh diabaikan, namun tanggungjawab pribadi dan keluarga juga bukan berarti lantas jadi nomor dua. Karena itu perlu ada pengorbanan serta perencanaan pribadi dan keluarga yang diatur bersama,” ujar Ibu Nita, begitu panggilan akrab wanita enerjik yang mulai berkiprah di Partai Golkar sejak tahun 1999 ini.
Mengajak keluarga berwisata ke tempat yang agak jauh dari hiruk-pikuk kota merupakan ‘menu’ favorit. Bahkan selama ini, mereka sudah punya tempat wisata khusus. “Biasanya kami menyukai suasana pantai serta kehidupan tenang dan menyenangkan di kawasan Hotel Santika,” ungkapnya sambil tersenyum.
“Selain pemandangannya yang indah, di sana kami juga bisa berenang sepuasnya. Kebetulan suami dan saya serta anak-anak suka berenang,” ujar istri tercinta Ir Stefanus Liow dan ibunda dari Lilian Natalia Liow dan Dirgatni Canelia Liow. Dengan berenang, bukan saja kebugaran keluarga bisa terjaga, tapi juga, “Kami punya kesempatan cukup untuk bercengkrama,” tambah jebolan Institut Teknologi Minaesa (ITM) ini.
Saat weekend juga merupakan kesempatan untuk menikmati makanan kesukaan keluarga. “Kami menyukai menu khas Minahasa yakni ayam bumbu tuturuga serta ayam goreng,” tukasnya. Menu itu makin nikmat kala disantap bersama usai berenang.
Toch, selama weekend Ibu Nita tak lantas ‘menutup rapat-rapat’ semua jaringan komunikasi. Apalagi, sederet tanggungjawab lain juga tak jarang meminta kehadirannya, meski akhir pekan. Sebut misalnya kapasitas dia selaku Ketua Wanita Kaum Ibu (GMIM) Wilayah Tomohon III dan Sekretaris Komite Sekolah SMA I Tomohon. Atau, aktivitasnya sebagai salah seorang yang terlibat di Yayasan Jembatan Harapan Bersama.
“Memang, walau pun kita tetap harus memprioritaskan keluarga pada akhir pekan, tapi kita juga mesti bijaksana membagi diri dengan dinamika sosial kemasyarakatan di sekitar kita,” tukas wanita yang juga menjabat Sekretaris DPD II PG Kota Tomohon ini. Caranya, pada kegiatan-kegiatan sosial, dia tetap berusaha bisa memboyong keluarganya. Dan, bila akhir pekan benar-benar lowong dari aktivitas rutin, dia dan keluarga juga akan berupaya berkumpul dengan kerabat serta sanak-saudara. Ya, menjaga tali persaudaraan memang menjadi kerinduan setiap insan. (landy)
|
|