HOME : FOOTBALL

Headlines News  

03 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

DR (Hc) SPB Roeroe SH MBA
Dipanggil Tuhan di Atas Mimbar


SULUT kembali kehilangan putra terbaiknya. Minggu (02/04) sekitar Pukul 10.30 Wita ke-marin, Samuel Petrus Barna-bas (SPB) Roeroe dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa, ketika sedang berada di atas mimbar saat memimpin ibadah di GMIM Jemaat Pniel Kakaskasen, To-mohon.
Meninggalnya DR (HC) SPB Roeroe SH MBA membawa du-ka yang mendalam bagi kita se-mua. Namun bagi Jemaat Pniel GMIM sendiri, berpulangnya anggota DPRD Kota Tomohon ini, membawa sebuah kisah religius yang mengherankan. 
Pasalnya, sebelum meng-hembuskan napas terakhir, al-marhum Minggu pagi itu sedang membawakan khotbah di atas mimbar dengan mengambil ayat dari Mazmur 22:15-16. Nas khotbah dalam memperingati sengsara Tuhan Yesus itu me-ngambil tema ‘’Kehilangan dan Ditinggalkan.’’ 
Malah Roeroe sempat menga-
takan, ‘’Cepat atau lambat, pa-da suatu saat, kita akan kehi-langan apa yang kita cintai. Pe-nyebab kehilangan bisa rupa-rupa. Salah satu penyebab yang paling berat adalah kematian,’’ ucap Roeroe dalam khotbahnya seraya menyebutkan isi Mazmur 22 ayat 2,’’Allahku, Allahku, mengapa Engkau mening-galkan Aku?’’ 
Seusai membacakan nas tersebut, tiba-tiba Roeroe ter-jatuh dan kepalanya terantuk di bibir mimbar. Jemaat pun kaget dan langsung memberi pertolongan. Namun rencana Tuhan lain adanya. Pagi itu, pria murah senyum itu berpu-lang dengan damai disaksikan Jemaat Pniel. 
Semasa hidup, almarhum yang dilahirkan 25 Juli 1940 dikenal sebagai praktisi hukum yang disegani dan bersih, serta berani. Sewaktu muda, Roeroe menyelesaikan studi di SHD Negara Jurusan Hakim di Ma-kassar tahun 1965, dan terhi-tung 1 September 1967, almar-hum resmi menjadi hakim di PN Toli-Toli, Sulteng. Januari 1969, almarhum diperbantukan di PT Manado. 
Kemudian, beberapa kali Roeroe berpindah tugas, di antaranya di Ende (NTT), Jember, dan April 1990 kembali lagi bertugas di PN Manado. Roeroe makin populer karena berani menentang kekuasaan pemerintah orde baru dengan memenangkan gugatan perkara perdata PDI pimpinan Megawati Soekarnoputri melawan PDI pimpinan Drs Soejardi tentang kasus keabsahan Kongres PDI bulan Juni 1996 di Medan, yang diprakarsai oleh peme-rintahan era Soeharto guna menggeser Megawati dari pen-tas politik. 
Tahun 2000, almarhum ma-suk nominasi calon hakim agung. Saking populernya dan prestasinya di bidang penegak-kan hukum, almarhum men-dapat penghargaan Doctor Honris Causa dari salah satu universitas di AS. Setelah pen-siun, almarhum sempat me-ngajar di UKIT dan kembali di-percayakan menjadi hakim tinggi ad hoc HAM. Namun tahun 2004, almarhum me-ngundurkan diri karena di-percayakan sebagai wakil rak-yat Kota Tomohon dalam pe-milihan legislatif. 
Almarhum sendiri mempu-nyai seabrek penghargaan, termasuk tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya Tingkat III dari Presiden RI dan juga penghargaan tokoh pem-bangunan nasional 2000. Di dalam keluarga, SPB Roeroe bersama istri LPK Rawoeng dika-runiai lima orang anak masing-masing Hanne, Yoel, Lusy, Deasy dan Bove serta dikaruniai 6 cu-cu. Almarhum sebelumnya per-nah menjalani operasi jantung dan mengidap hipertensi. 
Semasa hidup almarhum dikenal sebagai sosok yang taat beribadah. Jenazah almarhum rencananya akan dikebumikan Rabu (05/04) nanti. Dan saat ini jenazah disemayamkan di kediaman keluarga di Kelura-han Kakaskasen II, Kecamatan Tomohon Utara. Sebelum dima-kamkan, jenazah juga akan disemayamkan di gedung DPRD Kota Tomohon.(dav/*)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin