|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Usung slogan jurnalisme damai untuk Sulut
Delapan Pemred Deklarasi NSEC
|
Gebrakan bersejarah dilaku-kan delapan pemimpin redaksi (pemred) media cetak dan elek-tronik di Sulut. Mereka sepa-kat membentuk wadah berna-ma North Sulawesi Editors Club (NESC) dengan meng-usung slogan Jurnalisme Da-mai. Persaingan dalam media wajar, tapi ketika ada yang hendak mengacaukan Sulut, akan menjadi lawan bersama media.
Inilah pesan yang diusung dalam deklarasi NESC di Wisma Pelaut, Kota Bitung, Sabtu (01/04) malam lalu. Hadir dalam deklarasi tersebut Dino Gobel’s (Manado Post), Nico Paat (Posko), Adri Ma-mangkey (Tribun), Jakried Ma-luenseng (Global), Jemmy Saroinsong (Metro), Hendra Zoenardji (Swara Kita), Harrys Van Der Slot (Pacific TV) dan Friko Poli (Komentar).
Didukung ratusan personel masing-masing media, nuansa kekeluargaan menghiasi rang-kaian kebersamaan yang tercip-ta di Wisma Pelaut malam itu. Mengesankan, mengharukan dan membanggakan. Sebab inilah momen perdana di mana semua media yang biasanya ‘bersaing’ dalam mencari berita, berbaur bersama secara keke-luargaan.
Sebelum ikrar dicetuskan, ma-sing-masing pemred menyam-paikan sepatah dua kata. Jemmy Saroinsong Pemred Harian Metro mengatakan, slogan jurnalis damai harus benar-benar diapli-kasikan dalam pemberitaan tanpa meninggalkan idealisme sebagai jurnalis. Adri Mamang-key Pemred Tribun Sulut mene-gaskan sudah saatnya jurnalis Sulut menyatukan kekuatan untuk membangun daerah. Begitu juga Pemred Posko Nico Paat, tak ada kata lain yang ha-rus dilakukan insan pers selain menyatukan menjadi penyam-bung aspirasi rakyat. Pemred Global News Jakried Maluan-seng menyatakan pers adalah salah satu pilar kekuatan nega-ra. Jika kekuatan ini tidak dimanfaatkan maka pers tak mampu berbuat apa-apa.
Sedangkan salah satu petinggi Manado Post Dino Gobel’s menyatakan lewat kebersamaan ini diharapkan akan berlanjut pada hal-hal positif demi pengembangan profesionalisme jurnalis. Satu-satunya media elektronik Pemred Pacific TV Harrys Van Der Slot mengung-kapkan tak ada lagi dinding pemisah antara semua media, meskipun media bersaing, tetapi persaingan sehat harus di-junjung tinggi. Sedangkan Pem-red Harian Komentar Friko Poli sebagai pembicara terakhir me-rangkul semua ungkapan re-kan-rekannya dan menitik-beratkan bahwa slogan jurnalis damai bukan berarti kita ber-kompromi dengan hal-hal yang merugikan kepentingan rakyat Sulut. “Damai itu indah. Tetapi bukan berarti kita kompromi dengan hal-hal yang salah. Tapi lewat kekritisan kita sebagai wadah kontrol sosial marilah kita wujudkan Jurnalis Damai Sulut. Ini adalah momen berse-jarah,” tukasnya.
Sementara Ketua Jurnalis Independen (Juri) Bitung, Axel Galatang dalam sambutannya mengatakan mendukung sepe-nuhnya terbentuknya NESC. “Hanya saja ada masukan agar semua media memperhatikan kaidah-kaidah editorial agar tampil lebih prima,” ungkapnya.
Deklarasi NESC Jurnalis Damai lebih dikuatkan lagi saat semua insan pers sambil ber-gandengan tangan menyanyikan “Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai”. Sebelum deklarasi ini, sorenya tim media massa all star turun dalam friendly soccer di lapangan Sari Cakalang versus Pemkot Bitung.
Dalam duel sepakbola ini, tim Pemkot yang dikapteni Wakil Walikota Robert Lahindo berhasil menang dengan skor 3-1. Gol tuan rumah dicetak La-hindo sendiri dan Fabian Kaloh (Kepala BKD Bitung), serta pe-main belakang Pemkot. Sedang-kan gol semata wayang media all star dicetak Hairil Paputungan dari Manado Post.(irv)
|
|