|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Setiap hari PKL-sopir setor retribusi
Fasilitas Terminal Malalayang Memprihatinkan
|
Ironis melihat kondisi yang terjadi di Terminal Malalayang. Pasalnya, meskipun setiap harinya dilakukan penarikan retribusi di atas seratus ribu namun Terminal Malalayang justru dalam kondisi yang memprihatinkan.
Sejumlah sopir bus mengaku setiap harinya ditagih retribusi sebanyak Rp 8.000 per hari dengan rincian Rp 3.000 untuk biaya masuk terminal dan Rp 5.000 untuk retribusi selama dalam terminal. Sedangkan jumlah bus sekitar 20. “Jadi kalau mau hitung tiap hari torang stor rata-rata Rp 160 ribu,” ungkap sejumlah sopir bus yang minta nama mereka dirahasiakan.
Sementara itu, beberapa PKL yang ditemui harian ini juga mengakui kalau tiap harinya mereka dibebani biaya retribu-si. Umumnya jumlah retribusi yang ditarik sebesar Rp 2.000 untuk setiap PKL. Kalau tidak PKL yang diperkirakan menca-pai hampir seratus orang tak diperbolehkan berjualan. Se-mentara itu fasilitas terminal justru dikeluhkan, antara lain soal penataan dan penerangan lampu.
Plt Kepala Dinas Perhubu-ngan Manado, Drs Hein Dan-del ketika dikonfirmasi menga-takan akan melakukan penin-jauan ke lapangan untuk meng-cross cek kebenaran informasi ini.(imo)
|
|