HOME : FOOTBALL

Berita Mimbar dan Keagamaan 

03 April 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Jika terasa berat, lebih baik Intim merdeka
Saisab: PB Dua Menteri Coreng Etika Beragama di Indonesia

 

 IKUTI BERITA LAIN

Panawar: Ambil Sisi Positif dari RUU APP

Training FKRM Bentuk Remaja Muslim yang Mempesona 

Lintas Berita Mimbar 

Ketua Badan Kerja Sama Antarumat Beragama (BKSAUA) Manado Pdt Djefry Saisab STh, Jumat (31/03) lalu me-negaskan, Peraturan Beraturan (PB) dua menteri telah mencoreng etika beragama di Indonesia, di samping juga mengekang kebebasan umat beragama. Terbukti, untuk pendirian rumah ibadah saja, harus disetujui sekitar 90 orang yang ber-KTP.

Menurutnya, bagaimana aga-ma bisa berkembang, khusus-nya di wilayah timur, jika men-dirikan tempat ibadah harus disertai dengan persyaratan. “Dan jika tidak disetujui 90 orang yang memiliki KTP, maka tidak dizinkan. Ini namanya akan mencoreng dan menge-kang kebebasan umat beraga-ma,” katanya sembari menam-bahkan, menyikapi hal ini tentunya Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan gereja-gereja lainnya secara tegas menolak peraturan ber-sama dua menteri itu.
Adapun alasan penolakan ini, karena PB dua menteri dinilai telah melanggar UUD 1945, pa-salnya, tidak ada jaminan kebe-basan umat beragama. Padahal setiap pemeluk agama bebas menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing, tanpa harus diatur-atur. Dan pada intinya, PB dua menteri merusak masa depan bangsa dan negara, khususnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ”Jika terasa berat, lebih baik kawasan Indonesia Timur merdeka, karena keberadaan PB dua menteri pengaruhnya sangat jelas me-nimbulkan keresahan bagi seluruh umat beragama, di samping memicu keretakan tali persaudaraan antarsesama.
Untuk itu ia menyatakan, turut memberikan dukungan, sebab dua hari lalu kelompok pakar hukum telah melakukan uji Peraturan Bersama (PB) di mahkamah institusi, sekaligus mendoakan agar kelompok uji materi di mahkamah institusi bisa berhasil dengan sukses, tanpa adanya pihak-pihak yang dirugikan maupun pihak yang diuntungkan.(aan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin