|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Sidang Raya Mission 21, Dimantapkan
|
Sejak 20 April hingga 26 April mendatang, Manado bakal mendapat kehormatan seba-gai tuan rumah pelaksanaan Sidang Raya Mission 21 se- Asia yang rencananya akan dilaksanakan di GMIM Kristus Manado. Karenanya, menyam-but iven berskala internasional ini, panitia penyelenggara te-lah memantapkan semua per-siapan. Mulai dari tempat pe-laksanaan, penginapan, ke-amanan hingga balai pengo-batan. Sebab, dalam kesempa-tan ini akan hadir perwakilan gereja-gereja dari 10 negara, antara lain Jerman, Jepang, Taiwan, Hongkong, Korea, Malaysia, dan Indonesia.
Menurut Sekretaris Panitia Pelaksana, Pdt M Tumiwa Ma-wuntu STh MSi, Mission 21 merupakan lembaga Protestan yang bertempat di Basel Swiss yang terdiri dari 30 rekanan yang berada di wilayah Asia, Afrika, Amerika Latin dan Ero-pa. Menariknya, dalam peserta juga sesuai dengan agenda acara bakal melakukan ibadah bersama dengan Jemaat GMIM Tanjung Parigi wilayah Bunaken.
Di sisi lain, Sekretaris Umum BPS GMIM, Pdt Decky Lolo-wang MTh mengharapkan agar kegiatan ini mampu memperkaya warga gereja un-tuk bergaul di tingkat inter-nasional. Senada dengan itu, Pdt Nico Gara MA selaku Presi-den Mission 21 wilayah Asia mengatakan bahwa masalah lingkungan hidup, pendidikan, kesehatan, perdamaian bah-kan SKB 2 Menteri juga akan turut dibahas dalam ke-sempatan ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Women Conference Mission (WCM) 21 yang dipercayakan pada Dr Nini Damongilala Siwu, mengatakan telah me-rampungkan semua persia-pan. Sekaligus juga tempat pelaksanaan yang telah ditetapkan di Jemaat GMIM Eklesia Kalasey berikut tempat penginapan bagi peserta selama dua hari berturut-turut.
Hal yang sama juga berlaku pada kepanitiaan Youth Con-ference yang akan dilaksana-kan di Bitung pada (18-19/04) bersamaan dengan WCM, semuanya telah disiapkan secara matang berikut penga-manan yang rencananya akan melibatkan Polda Sulut.(eda)
|
|