|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Kepala Damkar soal keluhan honorer
Lengkong: SK yang Mereka Pegang Palsu
|
Polemik pengangkatan CPNS di lingkungan Kantor Pema-dam Kebakaran (Damkar) Manado akhirnya mendapat tanggapan dari Kepala Kantor Damkar, Hendrik Lengkong. Ditemui Senin (03/04) kema-rin, Lengkong menegaskan pi-haknya tidak pernah meng-angkat tenaga lepas menjadi tenaga honorer tetap. “Saya masih ragukan kalau ada SK pengangkatan tenaga honorer Damkar, karena kami tak pernah melakukan pengang-katan pegawai, sehingga bisa dikatakan SK itu palsu,” tukas Lengkong.
Dia kemudian menegaskan bahwa selama ini tidak pernah berlaku diskriminatif atau mem-beda-bedakan perlakukan ke-pada pegawai, termasuk pegawai lepas. “Bahkan anak saya sendiri yang menjadi pegawai honorer di sini tidak lolos dalam seleksi CPNS kali ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Lengkong mene-gaskan, isu permainan SK honor yang membawa-bawa namanya, tidak lebih dari ke-inginan segelintir pihak yang mengincar jabatannya. “Ada dugaan memang beberapa PNS yang ada ingin merampas jabatan saya,” katanya.
Seperti diketahui, kasus CPNS di Damkar ini mencuat berda-sarkan laporan sejumlah tenaga honorer, di mana mereka yang telah mengabdi sebagai tenaga honorer dan dikuatkan dengan SK pengangkat honorer, justru tak diakomodir dan tak lulus da-lam tes. Ironinya, lanjut karya-wan ini, justru yang terkomodir adalah karyawan yang hanya memegang Surat Keputusan Pembayaran Insentif, bukan SK pengangkatan honor.(tr.1)
|
|