|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Gubernur diminta evaluasi kinerja
bank
Koperasi Nilai BS Pilih Kasih Salurkan Bantuan
|
Bantuan dana bergulir dari Kementerian Koperasi bagi lima Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sulut dengan total Rp 5 miliar, terus mengundang tanya, salah satunya datang dari KSP Tumou Tou, Tomohon. KSP yang ditetapkan menjadi salah satu penerima bantuan ini menilai Bank Sulut (BS) telah bersikap pilih kasih.
Pasalnya, dari lima KSP yang resmi menerima dana bantuan bergulir periode tahun 2004 itu, baru KSP Tamporok Minut dan KSP Murni Tahuna yang menerima pencairan. Sementara tiga KSP lainnya yakni KSP Tumou Tou, KSP Anyamen dan KSP Maayaan Tombatu, belum menerima dana bantuan tersebut.
“ini namanya pilih kasih. KSP lainnya sudah menerima dana tersebut, tapi kenapa KSP kami belum,” tukas Arnold Poli, Sekretaris KSP Tumou Tou didampingi Ny Jane Kaunang-Scipio selaku bendahara, Selasa (04/04).
Oleh karena itu, mewakili seluruh pengurus dan anggota KSP Tumou Tou, keduanya mendesak Gubernur Sulut Sinyo H Sarundajang untuk turun tangan menangani masalah ini. Sebab keduanya menduga, dana Rp 1 miliar yang menjadi hak KSP Tumou Tou dan dua KSP lainnya sudah dialihkan ke bank perkreditan rakyat yang bermitra dengan BS.
Sementara itu pihak BS saat dikonfirmasi melalui Direktur Pemasaran, Hamdi Paputungan SE membantah tudingan tersebut. Menurutnya, belum tersalurnya dana bantuan untuk tiga KSP akibat belum direvisinya petunjuk pelaksanaan (juklak) penyaluran dana tersebut.
“Berdasarkan pertemuan dan kesepakatan terakhir, dana tersebut akan dicairkan melalui rekomendasi Dinas Koperasi dan PUKM Sulut, sementara juklak yang berlaku sekarang masih dari kementerian koperasi. Pada dasarnya kami sudah siap mencairkan dana itu, sekarang tergantung rekomendasi dari Dinas Koperasi,” tukas Paputungan.(eky/gra)
|
|