HOME : FOOTBALL

Berita Mimbar dan Keagamaan 

05 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Mimbar

 
Sambut Maulid Nabi  
Petik Hikmah Perayaan Hari Besar Agama 
Perayaan hari besar agama tidak cukup hanya dirayakan begitu saja. “Tetapi hal yang terpenting adalah hikmah dan kandungan dari pada peringatan hari-hari besar agama, seperti halnya peringatan Maulid Nabi yang selalu diperingati pada 11 April,” tutur tokoh agama Islam KH Arifin Assegaf belum lama ini.
Melalui perayaan Maulid Nabi Muhammad bisa dipetik dari segi tuntunan dan keteladanannya patut menjadi suri tauladan. Disamping itu Maulid mengenang kelahiran nabi tentu mempuyai makna yang penting, selain membawa manusia dalam alam kegelapan ke alam terang benderang, makna maulid juga adalah untuk mengajak umat manusia saling menjaga persaudaraan di antara sesama.
“Diharapkan melalui perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak hal positif yang bisa dipetik bagi seluruh umat muslim, disamping meningkatkan kerukunan antar umat beragama, khususnya di Sulut,” katanya. 
Dijelaskannya pula, hikmah maulid pada dasarnya memiliki hikmah dan tekad untuk saling menghormati antara satu sama lainnya, tanpa memandang ras maupun etnis. Begitu juga dengan hidup berbangsa dan berengara harus saling bantu membantu dan topang menopang antara satu dengan yang lainnya.
Menurutnya, tidak hanya pada perayaan Maulid Nabi saja, tetapi juga hari besar agama, seperti perayaan Nyepi yang berlangsung secara hikmat, maupun perayaan Paskah yang akan datang.(aan)
 
Lasena: Bangsa Hampir Kehilangan Sosok Teladan 
Dalam setiap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW hikmah yang bisa dipetik adalah keteladanan dalam segala aspek kehidupan. Apalagi saat ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara hampir hampir sudah kehilangan orang-orang yang bisa diteladani.
“Keadaan ini tentunya sangat disayangkan, Karena contoh kepemimpinan Nabi Muhammad yang menjadi suri tauladan seakan terlupakan begitu saja. Terutama para pemimpin saat ini , baik itu eksekuitf , legisltaif maupun penagak hukum di bidang yudikatif,” tegas Sekretaris MUI Sulut Amin Lasena Selasa (04/04).
Perlu diktahui sejarah singkat Nabi Muhammad bahwa beliau menjadi pemimpin besar dunia. Pada waktu itu, karena kepemimpinan beliau yang menjadi teladan bagi semua umat manusia, yaitu pemimpin yang bijak arif dan bijaksana.
Dan kunci utamanya adalah Istiqama dan amanah atau dalam bahasa sehari-hari biasa disebut konsisten dan sangat dipercaya . Nah dua hal inilah yang hampir-hampir tidak ditemukan lagi di kalangan para pemimpin kita saat ini.
“secara jelas saat ini dua kunci utama ini sangat jarang ditemukan pada jati diri pemimpin-pemimpin bangsa saat ini, dan seolah-olah setiap memperingati hari perayaan Maulid Nabi hanya dipetik acara serimonialnya saja, tanpa mengambil hikmah yang termuat didalamnya,” bebernya.(aan) 

Jalan Sehat Masal Rayakan Paskah dan Maulid  
Direncanakan pada 21 April nanti, guna merayakan hari raya Nyepi serta menyambut perayaan Paskah dan Maulid Nabi, seluruh jajaran pegawai Kanwil Depag Sulut bakal menggelar jalan sehat masal.
Kasubag Hukum Humas Kanwil Depag Sulut Maxie Patimahu, Senin (03/03) mengatakan, rangkaian kegiatan jalan sehat ini untuk merayakan tiga hari besar agama sekaligus, yaitu Nyepi, Paskah dan Maulid Nabi. Disamping juga kemungkinan ada agenda kegiatan lain yang akan menyusul nantinya.Kerukunan umat beragama sangat penting untuk terus dijaga dan selalu ditingkatkan, terlebih untuk Sulut. “Mengingat torang samua basudara, maka dari itu harus saling tolong menolong, bantu-membantu.Diharapkan melalui kegiatan ini, kerukunan umat beragama di masyarakat Sulut semakin meningkat,”tegas Patimahu.(aan) 

KAMMI Manado Bakal Gelar TDO 
Sabtu (08/03) nanti, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) komisariat Unsrat Manado bakal menyelenggarakan salah satu programnya, yaitu Training Dasar Organisasi (TDO). 
Kegiatan yang diprakarsai langsung oleh bidang kaderisasi ini merupakan salah satu suplemen, dan syarat bagi Anggota Biasa I (AB I) untuk mempersiapkan diri ke jenjang Anggota Biasa II (AB II). Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan KAMMI Komsat Hendra Sakidja didampingi Sekretarisnya Hamsah, Senin (03/04) mengatakan, adapun tujuan dari TDO adalah untuk memberikan pelatihan dan kemampuan serta manajemen organisasi yang dibagi dalam empat materi utama. Diantaranya, manajemen organisasi, konflik, etika diskusi dan kesekretariatan.
Sementara itu untuk target KAMMI Komsat untuk TDO tahun ini adalah dua kali penyelenggaraan dengan masing-masing sebanyak 50 kader peserta. Menurutnya, meskipun keberadaan KAMMI Manado masih tergolong muda di Manado, tapi mampu memikat dan meraup lebih dari 150 kader produktif dalam kurun waktu satu setengah tahun. Dengan itu menunjukkan suatu prestasiyang cukup besar bila ditinjau dari usianya yang masih sangat muda.”kemampuan memikat ini, dikarenakan KAMMI adalah organisasi dakwah tauhid sehingga banyak mahasiswa / mahasiswi muslim yang turut ambil bagian dalam dakwah ini,” tegas keduanya.
Di sisi lain daya pikat lainnya bahwa kader-kader KAMMI semuanya bersahaja, mengikuti jejak Rasulullah SAW, selalu menumbuhkan keyakinan yang tinggi akan keagungan Allah SWT. Dan pengamatan lebih dekat dapat disimpulkan bahwa tiap-tiap kader memiliki suatu ciri khas yang sama, yaiti low profile but high productive.
Kegiatan ini naninya akan dibuka langsung oleh Ketua Panitia Ukhti Tania dan Sekretarisnya Ukhti Sri Yanti Paputungan.(aan) 

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin