|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Gosal: Pertina Sulut Tetap Satu
|
KENDATI terjadi riak-riak kecil dalam perjalanan organisasi, tapi Pertina Sulut tetap satu dibawah pimpinan Ketua Umum Aryanthi Baramuli Putri SH MH. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Pengprop Pertina Sulut, Drs Ronny Gosal saat dihubungi Komentar, kemarin.
Diakuinya, selama ini mungkin dimata para pengamat tinju telah terjadi kerenggangan diantara beberapa pengurus. Tapi, ia menilai hal tersebut merupakan dinamika yang terjadi dalam organisasi. Itulah sebabnya, ketika ada pertanyaan mengenai tidak aktifnya beberapa orang pengurus termasuk Ketua Harian, Drs Eddyson Areros, ia justru menepisnya.
“Setiap menjalankan rapat pengurus, kami tetap mengundang seluruh pengurus termasuk diantaranya Ketua Harian, Drs Eddy Areros. Jadi, kalaupun tidak datang, kami anggap karena yang bersangkutan sedang sibuk. Karena itu kami menganggap tidak ada masalah dalam organisasi Pertina Sulut,” ujar Gosal.
Sementara itu, mantan Komtek Pertina Sulut, Drs I Wayan Sudia justru menilai bahwa telah terjadi kerenggangan diantara kubu Drs Eddyson Areros dan pengurus Pertina. Tapi, menurutnya hal itu bisa diantisipasi bila ada keterlibatan langsung dari Ketua Umum, Aryanthi Baramuli. “Saya kira kerenggangan ini bisa teratasi bila ibu ketua turun langsung,” kata Wayan.
Masalah dualisme kepemimpinan di tubuh Pertina Sulut kini semakin mencuat ketika jajaran pengurus Pertina mempertanyakan pertanggungjawaban program PPLP Cabang Tinju. Pasalnya, selama ini, Pertina Sulut merasa tidak pernah terlibat dalam perekrutan petinju maupun pelatih. Bahkan, Pertina tidak pernah mendapatkan laporan mengenai arah pembinaan petinju PPLP.
Menariknya, ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Satker Olahraga Subdin Pendidikan Luar Sekolah dan Olahraga (PLSO) Diknas Sulut, Carla Montong, ia menjelaskan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan Eddyson Areros sebagai salah satu pengurus Pertina. Areros sendiri saat dikonfirmasi mengatakan bahwa PPLP dengan Pertina sifatnya hanya berkoordinasi.
Jadi, menurutnya tidak menjadi masalah bila Diknas Sulut yang mengelola PPLP melakukan koordinasi dengannya. Apalagi, Areros mengaku masih sebagai orang Pertina. “Setahu saya program PPLP dilakukan oleh Diknas Sulut dan berkoordinasi dengan Pertina. Karena saya orang pertina wajar kalau Diknas melakukan koordinasi dengan saya,” jelas Areros singkat.(dni)
|
|