|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Anak TK Perlu Belajar Bahasa Inggris
|
Pemerhati Pendidikan yang juga anggota perwakilan Masyarakat Pendidikan Sulut (MPS) Matrona Mamudi, pada Komentar Selasa (04/03) mengatakan, semakin dini anak belajar bahasa Inggris maka semakin mudah ia menguasai bahasa itu.
Tidak ada salahnya jika anak di Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) sejak dini mendapatkan pelajaran bahasa Inggris. Apalagi menurut dia, sekarang ini orang tua tidak repor lagi membawa anak usia balita ketempat kursus atau bahkan tempat sejeninsnya untuk mendapatkan materi tersebut.
Belakangan ini aneka kursus bahasa asing, terutama Inggris, kian semarak. Tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lembaga persekolahan pun tak mau ketinggalan zaman. Pengajaran bahasa Inggris yang semula hanya dikenal di tingkat SMTP, kini diberikan kepada siswa SD, bahkan murid Sekolah Taman Kanak-Kanak.
Fenomena seperti itu menurut dia, antara lain terpacu oleh obsesi orang tua yang menghendaki anaknya cepat bisa berbahasa asing. Mereka berpandangan, semakin dini anak belajar bahasa asing, semakin mudah ia menguasai bahasa itu.
Ditambahkannya, semakin dini anak belajar bahasa asing, semakin mudah anak menguasai bahasa itu. “Anak-anak lebih cepat memperoleh bahasa tanpa banyak kesukaran dibandingkan dengan orang dewasa,” katanya.
Bahkan ia berpendapat sebelum masa pubertas, daya pikir (otak) anak lebih lentur. Makanya, ia lebih mudah belajar bahasa. Sedangkan sesudahnya akan makin berkurang dan pencapaiannya pun tidak maksimal.
Dijelaskannya, bahwa usia 6 - 12 tahun merupakan masa emas atau paling ideal untuk belajar bahasa selain bahasa ibu (bahasa pertama). Alasannya, otak anak masih plastis dan lentur, sehingga proses penyerapan bahasa lebih mulus.
Lagi pula daya penyerapan bahasa pada anak menurut dia berfungsi secara otomatis. Cukup dengan pemajanan diri pada bahasa tertentu, misalnya ia tinggal di suatu lingkungan yang berbahasa lain dari bahasa ibunya, dengan mudah anak akan dapat menguasai bahasa itu.(lex)
|
|