HOME : FOOTBALL

Headlines News  

06 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Khotbah Terakhir
Oleh: (Alm) SPB Roeroe 


HARI ini (06/04), jenazah Dr (HC) SPB Roeroe SH, MBA dimakamkan. Sosok pelayan Tuhan yang juga abdi masya-rakat di bidang hukum 
dan legislatif ini dipanggil Tu-han ketika sedang berkhotbah pada Ibadah Minggu (02/04) di Jemaat GMIM Pniel, Tomohon. Berikut tulisan khotbah ter-akhir yang dikutip dari catatan tangan almarhum dalam sebuah buku tulis kecil. 
Sebagai pembuka, almarhum menulis Nats Khotbah yakni Mazmur 22: 15 dan 16. Penin-dasan yang mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan Umat Israel dilakukan oleh bangsa Mesir di bawah peme-rintahan Raja Firaun dengan segala tindakan kejahatan.
Kejahatan bangsa Mesir terhadap Umat Israel menjadi lebih brutal lagi semenjak Mu-sa dan Harun memberanikan diri menghadap Firaun yang memohon agar Umat Israel dibebaskan dari perbudakan, namun dengan tegas ditolak Firaun.
Musa adalah profil pemimpin yang memahami penderitaan rakyat dan berupaya membe-baskan penderitaan rakyat dengan mengeluhkan kepada Tuhan. Namun kecintaan be-sar Musa sebagai pemimpin yang mengandalkan Tuhan kepada Umat Israel yang dalam penindasan bangsa Mesir, dikalahkan oleh derita yang dialami Musa sendiri karena kehilangan kepercayaan dari Umat Israel.
Begitulah kajian sosial yang ditarik dari perikop Keluaran 5:1-24, guna menjabarkan Tri-logi Pembangunan Jemaat.
Pesan firman yang dikaji da-lam perikop ini adalah:
- Bukanlah alasan untuk sa-ling mencela, tetapi penderitaan adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang lebih baik.
- Terhadap kehendak Tuhan dan saat melaksanakannya da-pat mengubah keadaan hidup menjadi lebih baik.
- Allah adalah tempat kita mengeluh, mengadu dan me-naruh seluruh kehidupan kita.
- Ada kebangkitan tanpa salib dan kematian, karenanya kita terpanggil untuk teguh dan kuat hati ketika diperhadap-kan dengan berbagai tanta-ngan hidup.
Sidang Jemaat Maha Tuhan!
Bagian Alkitab lain yang berkaitan dengan Keluaran 5:1-24 ini, antara lainnya Mazmur 22:15 dan 16;
(Isi Alkitab Edisi Milenium yang biasa digunakan Almar-hum)
15. Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku;
16. Kekuatanku kering seper-ti beling, lidahku melekat pada langit-langit mulutku; dan dalam debu maut kau letakkan aku.
Ini menjadi Nas Khotbah kita dalam memperingati sengsara Tuhan Yesus Minggu kelima ini dengan tema: “Kehilangan dan Ditinggalkan”.
Semakin besar cinta, sema-kin besar pula derita. Timbul pertanyaan; Derita apa itu? Jawabnya; Derita kehilangan apa yang kita cintai. Itulah risiko cinta.
Cepat atau lambat, pada su-atu saat kita akan kehilangan apa yang kita cintai. Misalnya; kehilangan pekerjaan, kehila-ngan stamina, kehilangan ru-mah karena pindah, kehila-ngan anak karena menikah, kehilangan seorang sahabat, kehilangan orangtua, kehila-ngan suami atau istri.
Penyebab kehilangan bisa rupa-rupa. Salah satu penye-bab yang paling berat adalah kematian. Namun apapun pe-nyebabnya, kehilangan selalu terasa memukul dan meng-hancurkan.
Seperti pemazmur ini me-lukiskan perasaan kehilangan-nya.
Ungkapan-ungkapan pemaz-mur itu begitu konkret. Ia me-rasa kacau tak berarah seperti air tercurah, ia merasa remuk dan ambruk seolah-olah tu-langnya lepas dari sendi. Ia me-rasa luluh lantak dan menyu-sut habis seperti lilin yang meleleh. Ia merasa pengap kehabisan napas seperti orang tercekik sehingga lidahnya ter-kulai di rahang. Ia merasa tak berdaya apa-apa seperti sudah mati.
Begitulah rasanya kehilangan sesuatu atau seseorang yang kita cintai, ada lagi sebuah pe-rasaan lain, yaitu merasa ditinggakan. Bahkan itulah lapisan pertama dari segala derita kehilangan.
Itulah sebabnya pemazmur tadi menempatkan jeritan ka-rena merasa ditinggakan se-perti ditulis dalam ayat 2 pasal 22;
Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?
(Pada bagian ini almarhum terjatuh di atas mimbar dan di-panggil Yang Mahakua-sa).(bersambung)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin