|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pelantikan KNPI nyaris ricuh
Barisan ‘Sakit Hati’ Desak Pelantikan Tangkau Ditunda
|
Aksi anarkis yang berujung nyaris baku hantam, hampir saja mewarnai pelantikan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Minahasa periode 2006-2009 Rabu (05/04) kemarin di Wale Petaupan Taman Eman Sonder.
Meski prosesi pelantikan kepengurusan KNPI Minahasa dibawah kendali Toar Tangkau SPd ini sudah sementara ber-jalan yang dilakukan oleh DPD I KNPI Sulut, namun secara tak terduga, sejumlah barisan ‘sakit hati’ yang terdiri dari OKP dan PK yang merasa dirugikan, menyerbu masuk ruangan pelantikan dan berteriak-teriak meminta pelantikan Tangkau Cs dibatalkan.
Acara pelantikan yang telah mendapat izin dari pihak Polres Minahasa dan dihadiri langsung Ketua DPD I KNPI Sulut Jefry Delarue, sepertinya tak meng-hiraukan unek-unek dari massa yang mengatasnamakan peme-gang mandat OKP maupun panitia Musywarah Kabupaten (Muskab) ke X KNPI Minahasa.
Dengan membiarkan barisan ‘sakit hati’ berteriak-teriak, acara pelantikan terus dilaku-kan dengan pengawalan ketat aparat keamanan guna meng-hindari terjadi aksi baku han-tam antar pendukung.
Dalam orasinya, massa baris-an ‘sakit hati’ yang dimotori David Manembu, Denny Kojo dan Revly Salangka ini, meng-ungkapkan ketidakberesan dari proses pelantikan tersebut. Di mana, pelantikan yang seharus-nya ditangani oleh panitia Muskab KNPI, pada akhirnya diambil alih oleh sejumlah tim formatur. Sehingga sangat bertolak belakang dan melang-gar AD/ART organisasi KNPI. “Ini pelantikan ilegal, masa bukan panitia Muskab yang ba undang, tetapi tim formatur yang bergerak, ini tentunya penuh rekayasa.
So itu, pelantikan ini harus dibatalkan,” berang Manembu penuh emosi.
Menanggapi hal ini, Ketua DPD I KNPI Sulut Jefry Delarue menjelaskan, karena dalam tim formatur lalu ada empat ang-gota yang telah menyetujui dan menandatangani kompisisi pengurusan Tangkau, maka dianggap sah dan layak dila-kukan pelantikan.
“Coba pemuda Minahasa dewasa, ini KNPI besar bukan karena orang tua atau seorang pejabat. KNPI besar karena pemuda itu sendiri, sehingga harus siap menerima kemena-ngan maupun kekalahan,” sindir Delarue disambut aplaus pendukung Tangkau.
“Kita pimpin ini KNPI kedepan nyanda ada itu istilah lawan atau musuh. Semua pasti akan kami rangkul, mari kita ber-sama bangun KNPI,” ujar Tangkau menenangkan massa barisan ‘sakit hati’ yang secara perlahan meninggalkan lokasi pelantikan.(pen)
|
|