HOME : FOOTBALL

Berita Ekonomi dan Bisnis 

07 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Legislator Disinyalir ‘Nyambi’ Proyek


Isu tak sedap menerpa peng-huni Sario. Disinyalir tak se-dikit dari 45 anggota DPRD Sulut telah main jatah-jatahan alias nyambi proyek di Dinas SDA, Praskim dan Perhubu-ngan. 
Desas desus ini santer ber-edar menyusul Komisi D sela-ku pihak yang membidangi masalah pembangunan tam-pak getol menggelar hearing evaluasi tender proyek yang bersumber dari APBN dan APBD pos bencana alam.
Hearing-hearing dinilai upa-ya menutup persoalan. Tapi rupanya lantaran begitu berse-mangatnya menggelar hea-ring, akhirnya dewan kebo-bolan dan keceplosan bicara yang pada akhirnya membuka borok mereka sendiri. 
Atas fenomena inilah sehing-ga Kamis (06/04), Ketua DPRD Sulut Drs Syachrial Damopolii menggelar hearing dengan instansi terkait dan gabungan komisi. Saat hearing, anggota dewan tak diberikan kesempa-tan bicara. Menurut Yal, sa-paan akrab Damopolii, biarlah hal ini dilaporkan ke Badan Pe-meriksan Keuangan (BPK) pada Jumat (07/04) ini. 
Nanti hearing yang berlang-sung tak sampai setengah jam ditutup, baru sejumlah ang-gota dewan bicara dengan me-nyatakan komplain. Seperti di-katakan James Sumendap SH, Pdt Manuel Mantiri, Ruddy Waney SSos bahkan Djenri Keintjem SH. Mereka mengaku bingung dengan kondisi saat ini. 
Dugaan ini turut dibenarkan pengamat pemerintahan Drs Paulus Sembel. Dirinya men-duga ada permainan. “Saya mendapat informasi, banyak anggota dewan punya jatah proyek hingga hearing yang ada hanyalah lelucon saja un-tuk menutupi permainan me-reka,” ujar Sembel tanpa merinci.
Hanya saja, anggota F-PDIP Steven Kandouw saat dikon-firmasi mengelak. “Silahkan cek kalau ada proyek atas na-ma saya. Saya minta jangan main tuding apalagi menya-maratakan semua anggota dewan,” tangkis personel Komisi D ini.
Di lain pihak, menurut Ketua FPG AHJ Purukan, pihaknya akan mengawal apakah benar pimpinan dewan akan menyu-rati dan memberikan laporan tender-tender proyek ke BKP. “Membawa persoalan ini ke BPK adalah langkah tepat. Ha-silnya akan kami tunggu,” ujar anggota Komisi C ini.(tru)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin