|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Menpan: Honda yang Curang Pasti Dicoret
|
Adanya dugaan kecurangan dalam data honorer daerah (hon-da) di Sulut, ditanggapi Menteri Negara Pendayagunaan Apa-ratur Negara (Menpan), Taufik Effendi. Ditegaskannya, pusat memiliki database data honda yang ada. Kalau ditemukan ada-nya kecurangan, akan segera dicoret pihaknya. ‘’Jangan khawatir, yang curang pasti dicoret,’’ tegas Menpan di Ja-karta, kemarin (06/04).
Di sisi lain, soal adanya peno-lakan pengumuman CPNS di
Sulut karena kuota honda ti-dak sesuai prosentasi (70 per-sen), disikapi Menpan dengan mengatakan, agar hal ini benar-benar diperhatikan. Ditakut-kannya, jika pelamar umum terlalu banyak atau dibesarkan dibanding honda, tidak akan terjadi zero growth.
Untuk itu, Menpan menegas-kan kembali, agar zero growth ini dipertahankan. Pasalnya, ada fenomena yang lulus dalam pe-ngumuman, malah lebih banyak pelamar umum daripada honda. “Kecuali kalau memang pelamar umum itu benar-benar sesuai kompetensinya,” tukasnya.
Oleh sebab itu, Menpan me-minta setiap daerah menyam-paikan kompetensinya. Sulit-nya, kata Taufik, pada praktik-nya saat ini, banyak yang minta ditukar (formasi).
Taufik kembali menegaskan, tidak ada pegawai honorer yang sudah sesuai kriteria tidak di-luluskan dalam pelaksanaan CPNS. Apalagi para honda di usia kritis. Dijelaskanya, NIP CPNS bagi honda nantinya di-keluarkan berdasarkan urutan usia. Penetapan NIP tehadap pe-gawai honorer memberi skala prioritas kepada usia kritis yaitu 46 tahun dan masa kerja 20 ta-hun. “Itu diprioritaskan dan kita punya database-nya,” terangnya.
Secar terpisah kepala protokol BKN Pepen Effendi membe-narkan, pengeluaran NIP yang dilakukan BKN terhadap pega-wai honorer memberi prioritas kepada pegawai honorer usia kritis. “Sesuai PP 48 terhadap pegawai honorer yang meme-nuhi kriteria diutamakan NIP-nya,” tukasnya.(zal)
|
|