|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Seizin Ayah, Early Jadi
Cover Perdana Playboy
|
Ketika diminta Playboy Indonesia untuk menjadi cover perdana, Andhara Early tidak mau bertindak gegabah. Early berpikir panjang dan minta restu ayah sebelum akhirnya bersedia tampil.
Dituturkan ayah Early, Adilwan Astrawinata, putri cantiknya itu awalnya sempat tak yakin untuk menerima tawaran Playboy.
Namun setelah melakukan perbincangan dengan sang ayah, Early akhirnya mantap menerima tawaran tersebut.
“Sudah lama ngomongnya sama saya. Tidak ingat. Saya sih boleh-boleh saja. Asal ja-ngan bugil dan mengarah ke sensual porno,” ujar Adilwan se-perti dilansir detikhot melalui telepon genggamnya, Kamis (06/04).
Menurut Adilwan, adalah hal yang sangat wajar jika Early bersedia menjadi cover Play-boy. Pasalnya, sejak dulu putrinya memang berkarier di dunia modelling. Kala usia remaja, mantan istri Ferry ‘ME’ ini dikenal sebagai salah satu Gadis Sampul.
“Model itu kan memang pro-fesi yang dia sukai. Dulu Gadis Sampul, sekarang beranjak dewasa, majalahnya ya ma-jalah dewasa juga,” jelas pria yang mengidolakan Peterpan dan Brad Pitt ini.
Sebelum berpose di cover Playboy, Early ternyata sudah menjajal di majalah pria de-wasa lain. Ia muncul, bukan sebagai cover, di majalah Male Emporium (ME) edisi Maret.
Seperti sudah diketahui, ada lima pose Early di edisi perda-na Playboy Indonesia. Salah satu pose tersebut terlihat ibu dari Magali ini mengenakan atasan baju dalam dan hot pants alias celana super pendek. De-ngan pakaian tersebut, ia tiduran di atas sebuah sofa.
Soal pose seksi anaknya ter-sebut, Adilwan ternyata sama sekali tidak mempermasa-lahkannya. Karena katanya, dalam melihat sebuah foto se-harusnya jangan dilihat dari si-si porno. “Kalau saya lebih ke art-nya,” ucapnya.
Kabarnya untuk menjadi co-ver perdana Playboy, Early dibayar dengan cukup tinggi. Saat ditanya soal bayaran Early tersebut, Adilwan ter-nyata tak tahu-menahu.
“Saya nggak tahu. Tapi mung-kin juga kalau deal-nya bagus,” tuturnya.
Early yang bercerai dari Ferry ME sudah cukup lama me-nyandang status janda. Meski sudah dibantah, kehamilannya beberapa waktu lalu hingga kini masih dikait-kaitkan de-ngan Ariel Peterpan. Early di-cerai Ferry kabarnya karena ia dihamili Ariel.
Status janda dan gosip tak sedap soal hubungannya de-ngan Ariel ditambah posenya di Playboy tentu akan mem-pengaruhi image Early. Orang bisa saja berpikir macam-ma-cam tentang artis bertubuh mungil ini.
Mengenai anggapan orang yang nanti muncul akibat ke-terlibatan Early di Playboy, Adilwan menanggapinya de-ngan santai. Pro dan kontra dalam kehidupan dianggapnya sebagai suatu hal yang wajar. “Kalau ada image negatif ya nggak ada masalah. Paling pen-ting menurut saya, saya se-nang kalau anak saya mau maju di karier,” ucapnya.
Sekadar informasi menurut Pimpinan PT Velvet Silver Me-dia (perusahaan yang mem-bawahi Playboy) Erwin Arnada, Andhara Early dipilih menjadi cover perdana Playboy Indo-nesia karena ia dianggap me-wakili artikel-artikel Playboy. Early dalam pandangan Erwin juga sosok wanita pintar dan sesuai untuk image Playboy.
Kepada detikhot artis yang pernah menjadi presenter Pesta Indosiar itu sebelumnya sudah menyatakan kesediaan-nya untuk diwawancara. Tapi ketika dihubungi kembali, ponselnya dalam keadaan ti-dak aktif. Menurut seorang te-man dekatnya, Icha, Early me-ralat kesediaannya untuk di-interview. “Dia bingung mau ngomong apa,” ujar Icha. Adisi perdana Playboy versi Indo-nesia ini direncanakan mulai dipasarkan Jumat (07/04) ini.
DADA
Jangan harap bisa melihat tubuh polos Andhara Early di sampul depan majalah Playboy edisi Indonesia. Kalau di dalam? Hmmm...
Tidak juga. Erwin Arnanda se-laku pimpinan PT Silver Velvet Media yang membidani kela-hiran Playboy Indonesia menya-takan dengan tegas kalau tidak akan pernah ada pose telanjang di majalah tersebut.
“Tidak akan pernah ada foto bugil atau telanjang di Playboy Indonesia. Sudah ada perjan-jian dari franchise di Amerika. Kita tidak akan menampilkan foto atau kartun yang telanjang karena harus sesuai dengan aturan yang ada,” tutur Erwin.
Playboy akan mengedepankan artike-artikel seputar gaya hidup, ekonomi, bahkan politik. Ada juga wawancara dengan tokoh-tokoh penting. Penulis Pramoedya Ananta Toer terpilih sebagai tokoh pertama yang mengisi rubrik wawancara Playboy Indonesia. Untuk har-ga, Erwin meralat pemberitaan sebelumnya yang menyebut Rp 38.500 sebagai harga jual Playboy. “Harganya Rp 39 ribu. Belinya juga sama seperti majalah-majalah biasa. Bukan di kantor kita,” jelas Erwin.
Untuk edisi perdana, Playboy Indonesia dicetak sebanyak 100 ribu eksemplar, bukan 75 ribu seperti yang diberitakan sebelumnya. Kembali ke An-dhara Early, jika di cover An-dhara hanya berpose beruku-ran pas foto, bagaimana dengan bagian dalam majalah? Ketika Erwin menunjukkan bagian da-lam Playboy Indonesia , terlihat setidaknya lima foto Andhara Early. Tidak lagi sebatas dada ke atas, tapi seluruh tubuh. Pe-nasaran dengan foto lainnya? Cari saja hari ini.(dth)
|
|