|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Danau Mooat,
Maskot Wisata Totabuan yang Alami
|
HINGGA kini, Danau Mooat dikenal sebagai salah satu maskot wisata Totabuan. Namun, hingga kini pula, danau kebanggaan Bolmong ini masih alami, tidak ada perkembangan yang semestinya dilakukan Pemkab Bolmong.
Memang upaya ‘menjual’ sistem pengelolaannya kepada pihak ketiga, (katanya) tak pernah henti dilakukan, tetapi sampai kini belum laku-laku juga. Padahal kalau dipandang dari segi lokasi yang sejuk dan pemandangan asri, danau yang terletak di wilayah Kecamatan Modayag ini pantas bersaing dengan objek wisata sederajat di Nusantara.
Sebuah pulau yang menjulang tepat di tengah danau menjadi ciri khasnya, belum lagi pemandangan yang dipancarkan oleh danau kecil yang tepat berada di sampingnya, bernama Danau Tondok, membuat daya tarik Danau Mooat menjadi semakin sempurna. Namun dari ketinggian Modayag, Tampak danau ini hanya bak sebuah kolam besar yang belum disentuh.
Dulu sebenarnya ada pengusaha yang ingin berinvestasi di Danau Mooat, bahkan mereka sudah membuat master plan tentang bagaimana danan dan lingkungan di sekitar danau itu disulap menjadi tempat wisata yang patut dibanggakan. Tetapi ketika masuk pada pembicaraan inti, seperti penandatanganan kontrak, mereka sudah lari entah ke mana.
“Sampai sekarang kami tunggu-tunggu, mereka tidak pernah datang. Tapi kami tidak putus asa, sebab sampai sekarang kami terus berusaha menawarkan pengelolaannya kepada pihak ketiga. Namun agar objek wisata ini tetap eksis, Pemkab Bolmong tetap berupaya untuk mengelolanya lewat Dinas Pariwisata,” beber Kepala Dinas Pariwisata, Drs Iqbal Datunsolang.
Dia pun mengakui bahwa penataan lokasi di sekitar danau memang masih jauh dari harapan masyarakat. Sehingga hal itu menjadi penyebab masih kurang pengunjungnya. “Untuk itu, demi memaksimalkan penataan lokasi di sekitar danau, Dinas Pariwisata masih sangat membutuhkan tenaga ahli,” keluhnya.(sugianto babay)
|
|