|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Calon investor tinjau lokasi proyek
Rencana Investasi Energi Listrik, Makin Pasti
|
Rencana investasi energi listrik di daerah Sulut yang melibatkan salah satu perusahaan asal Singapura, YTL Power International Berhad, tampak makin pasti. Ini dibuktikan dengan kunjungan pihak investor ke lokasi proyek di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Jumat (07/04).
Ditemui setibanya di Ma-nado kemarin, Executive Di-rector YTL Power International Berhad, Dato Yeoh Seok Hong mengatakan, kunjungan
ini merupakan bagian dari rencana investasi yang sudah pernah disampaikan sebe-lumnya. Dalam kunjungan ini, tambah Hong, pihaknya akan meninjau langsung lo-kasi yang akan dijadikan se-bagai pusat pembangunan pembangkit listrik di Ka-bupaten Minsel.
Menurutnya, untuk tahap pertama pembangkit listrik yang akan dibangun berke-kuatan sekitar 2 x 100 Mega Watt. Proyek ini diperkirakan akan menelan anggaran se-besar kurang lebih 200 juta dolar Amerika atau berkisar Rp 1,8 triliun.
Lebih lanjut ditanya soal realisasi proyek, Hong menga-takan pihaknya sangat berha-rap investasi tersebut dapat terlaksana secepatnya. Sebab
selain dibidang kelistrikan, YTL Power International Ber-had juga berencana mena-namkan investasi dibidang pariwisata.
“Kalau investasi dibidang energi listrik sudah terea-lisasi, pada tahapan selanjut-nya kami berencana mena-namkan investasi dibidang pariwisata,”kata Hong.
Sementara itu Ventje Ru-mangkang yang kebetulan mendampingi pihak YTL Po-wer International Berhad membenarkan kalau sektor pariwisata Sulut juga menjadi salah satu target investasi perusahaan tersebut. Karena itu, Rumangkang berharap pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan seba-ik mungkin kepada calon investor.
“Sejak awal Mr Hong sudah menyatakan bahwa ia juga tertarik dengan sektor pariwi-sata Sulut. Karena itu renca-na investasi yang sudah di-siapkannya termasuk di bidang pariwisata,” tutur Rumangkang.(rol)
|
|