HOME : FOOTBALL

Berita Sanger dan Talaud 

08 April 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Berburu Rupiah Produk Filipina

 

 IKUTI BERITA LAIN

Menangkal Perdagangan Barang Terlarang

Diduga hanya habiskan Rp 9 miliar
Proyek Boulevard Disorot

ERA pasar global bergulir seperti mesin penggilas. Yang sigap segera meraup untung, sementara yang gagap mulai terlindas. Indo-nesia Timur tak terkecuali. Serbuan produk barang negara negara maju, seperti Korea, Jepang, Filipina, Ame-rika Serikat, dan Cina, masuk seperti air bah ke kawasan Timur Indonesia. Filipina Selatan adalah sa-lah satu pintu masuk yang langsung menggempur pa-ngsa pasar kita lewat SaTal. 
catatan: meidi pandean
Barang-barang dengan lebel negara asing, yang dibuat di negara Jose Rizal itu setiap hari mengalir mengisi etalase, toko bahkan tempat-tempat penim-bunan di Kawasan Pulau Tina-kareng, Petta, hingga Tahuna. Tercatat, ada empat pengusaha besar Sangihe, di antaranya Denny Parengkuan, Adju Anta-rani, Joungker Budiman, yang menjadi mesin utama bagi ma-suknya barang-barang Filipina ke Sangihe dalam memburu rupiah. 
Demikian ungkap Kadis Perin-dag dan Penanaman Modal Ka-bupaten Sangihe Drs Juniver Da-lughu, MSc di suatu kesempatan kepada harian ini. Selain mereka, para pedagang kecil yang lang-sung mendatangkan barang dari filipina ke Sangihe mencapai ra-tusan orang.
Dalam perkiraan Dinas Perda-gangan, putaran uang setiap ha-rinya dalam berbagai transaksi barang-barang Filipina itu men-capai miliaran rupiah. Barang-barang yang masuk lewat Sangi-he ini tidak saja di perdagangkan di Sangihe, tapi mengisi sejumlah pasar di Indonesia Timur. Bah-kan kini, sudah masuk ke sejum-lah supermarket besar di kawas-an Indonesia Barat. Di Jakarta misalnya, sejumlah barang-ba-rang Filipina seperti alat-alat da-pur dan perhiasan dijual dengan harga mencapai empat kali lipat dibanding dengan harga di pasar Sangihe.
Kurun empat tahun terakhir, permintaan barang-barang Fili-pina oleh para pedagang di luar Sangihe meningkat tajam. Bah-kan banyak pedagang barang Filipina dari Surabaya, Jakarta, Makassar, Manado, mengambil langsung dari Sangihe. 
Sangihe memang diuntungkan dengan masuknya barang-bara-ng Filipina ini. Selain harganya murah dan terjangkau kocek ma-syarakat, juga dari sisi kualitas tidak kalah dengan barang-ba-rang dari negara Eropa yang ma-suk lewat pintu Indonesia Barat. Seorang pedagang kecil barang-barang Filipina di Pasar Tahuna, mengaku kalau dia setiap hari-nya bisa mengambil untung hing-ga ratusan ribu rupiah dari daga-ngannya.
Jenis-jenis barang yang masuk dan selalu menjadi incaran peda-gang dan pembeli diantaranya barang-barang untuk keperluan dapur, seperti mangkuk, piring, alat masak elektrik. Pun barang-barang elektronik, pakaian, pa-yung, tikar, garmen, parfum, hia-san dinding, obat, VCD, lampu hias dan aneka hiasan, sabun, serta kosmetik. Ada kalanya, bila tak ada rupiah sistem barter berlaku. Yang punya hasil perikanan, bisa jadi alat pembelian dengan menukar produk Filipina. (***)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin