|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Bantuan Pemerintah untuk Unsrat Sangat Minim
|
Minimnya bantuan dana ope-rasional dari pemerintah pusat, mendorong Unsrat melakukan efisiensi penggunaannya. Bah-kan kerjasama dengan pergu-ruan tinggi mancanegara men-jadi salah satu strategi Unsrat untuk menutupi kekurangan tersebut.
“Tak hanya Unsrat, PTN lain juga mengeluh dana bantuan dari pemerintah yang masih jauh dari yang diharapkan. Kalau anggaran 20 persen untuk pendidikan terpenuhi pemerintah sesuai yang diamanatkan UU APBN, Unsrat tentu tak kesulitan meningkatkan mutu pendidikan. Jadi dana minim itu harus kami pergu-nakan seefisien mungkin,” kata Kahubmas Unsrat Daniel Pange-manan SH kepada Komentar pekan lalu.
Untuk itu pihaknya gencar mengajukan proposal kerjasa-ma pendidikan dengan pergu-ruan tinggi mancanegara. “Kita harus bersyukur banyak per-guruan tinggi asing yang berse-dia bekerjasama untuk pening-katan kualitas SDM. Mereka tidak memberi bantuan uang untuk Unsrat, tapi bantuan bagi staf dosen Unsrat untuk studi S2 dan S3 ke luar negeri,” jelas Pangemanan. “Selain itu mereka memberi bantuan dalam bentuk peralatan untuk perlengkapan laboratorium,” tambahnya.(win)
|
|