|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Kapoltabes bantah tersistematik
Dua Kantor Pemerintah di Jalan 17 Agustus
Terbakar
|
Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Manado. Setelah Ge-dung Bank Sulut pekan lalu, kini dua buah kantor di Jalan 17 Agustus diamuk si jago me-rah, Minggu (09/04). Kantor yang naas itu milik Badan Pu-sat Statistik dan Kantor Imi-grasi Sulut.
Kebakaran yang terjadi se-kitar Pukul 11.40 itu, diduga oleh pihak polisi, berasal dari kompor yang lupa dipadam-kan.
Informasi yang berhasil dihim-pun Komentar, sebelum terjadi kebakaran didahului dengan adanya bunyi ledakan yang berasal dari salah satu rumah yang berbatasan dengan bagian bela-kang gedung Kantor Imigrasi.
Saksi mengatakan, ledakan disertai munculnya api diduga berasal dari rumah Kel. Ahmad Saleh, yang persis berbatasan dengan bagian belakang Kantor Imigrasi. Kemudian api dengan cepat merembes ke Kantor Imi-grasi, dan selang berapa menit kemudian api menjalar ke gedung Kantor Badan Pusat Statistik bagian kanan belakang.
Namun Ahmad Saleh mem-bantah bahwa sumber api ber-asal dari rumahnya. Menu-rutnya asal muasal api diduga berasal dari rumah Kel Swengli. “Pada saat terjadinya kebaka-ran, rumah Kel Swengli dalam keadaan kosong. Diduga Ibu Swengli lupa mematikan kom-por saat akan meninggalkan rumah dan hendak berbelanja ke Multi Mart, sehingga me-nyebabkan terjadinya kebaka-ran ini”, tutur Saleh.
Sedikitnya ada lima rumah yang ikut ludes terbakar minggu (04/09) kemarin itu. Kelima rumah tersebut masing-masing milik Kel. Bpk Dolfie Makawena, Ahmad Saleh, Kel Mustafa, Nasman Danga dan juga rumah dari Kel Swengli, yang adalah warga kompleks Sapta Marga VII.
Dalam peristiwa tersebut tidak ditemukannya korban jiwa, hanya saja satu unit mobil jenis Sedan Timor DB 136, nyaris ikut terbakar. Pasalnya, mobil yang merupakan kendaraan dinas Kantor Badan Pusat Statistik, saat kejadian terparkir digarasi bagian belakang kantor. Mobil tersebut berhasil dievakuasi oleh warga setempat, dengan memi-cahkan kaca bagian kanan de-pan selanjutnya mobil tersebut didorong keluar oleh beberapa warga yang ikut membantu.
Sedikitnya 3 unit pemadam ke-bakaran dikerahkan dan secara bolak-balik berusaha mema-damkan api, hingga pada ak-hirnya sekitar pukul 15.00 WITA api berhasil dipadamkan.
Belum dapat dipastikan be-rapa total kerugian yang dialami kedua kantor dalam peritiwa ini. Hanya saja bagian gedung yang terbakar, khususnya digedung bagian kanan belakang kantor Badan Pusat Statistik, yang me-nyimpan data-data penting, antara lain, dokumen-dokumen hasil Sensus Pertanian, berkas Pendataan Sosial Ekonomi (PSE) dan terdapat 20-an unit kom-puter yang menyimpan file penting ikut terbakar.
Kepala Kantor Imigrasi Sulut, Benny Setjadipura ketika akan dimintai keterangannya enggan untuk berkomentar. Alasannya, ia masih shock dengan kejadian tersebut.
Sementara itu, Kapoltabes Manado Kombes Pol Drs Jhon Latumeten SH ketika dimintai tanggapanya mengenai penye-bab kebakaran tersebut men-jelaskan, sejauh ini pihaknya masih menduga kebakaran di Kantor Imigrasi dan Badan Pusat Statistik akibat Kompor yang lupa dipadamkan oleh pemiliknya.
“ Hasil penyelidikan anggota kami di TKP, di belakang kantor tersebut ada keluarga yang tinggal, sehingga kuat dugaan penyebabnya akibat kompor dari keluarga tersebut,” ujar Latu-meten seraya menambahkan dugaan ini diperkuat dengan adanya pengakuan saksi yang sempat mendengar bunyi leda-kan sebelum terjadi kebakaran.
Disingung apakah ada faktor kesengajaan dan apakah keba-karan ini tersistematik? Pasal-nya, hanya dalam hitungan ha-ri, tiga instansi di Manado ter-bakar. Hal ini langsung diban-tah Kapoltabes. “ Sejauh ini ti-dak ada indikasi bahwa bebe-rapa kasus kebakaran yang ter-jadi di Manado karena dise-ngaja, dan itu dikuatkan de-ngan hasil penyelidikan polisi di lapangan,” tukas Latumeten.(tr-02/ oan)
|
|