|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Minta bukti penyimpangan diungkap
LSM Minahasa Bersatu ‘Bela’ Pemkab
|
Terkuaknya sejumlah dugaan kasus penyimpangan dana APBD serta proyek di Kabupaten Mi-nahasa, ternyata mendapat tanggapan beragam dari sejumlah elemen masyarakat di Minahasa.
Seperti yang diungkapkan Ke-tua LSM Minahasa Bersatu Revly Salangka, dengan berhembus-nya informasi yang menyatakan pihak terkait harus menyelidiki dugaan kasus penyimpangan APBD dan proyek di Minahasa, jelas-jelas mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk mereka. Menurut Sa-langka, meski dugaan penyimpa-ngan itu masih sulit untuk di-buktikkan, namun dirinya memin-ta agar supaya para pengungkap kasus bisa lebih berani untuk men-cari data-data di lapangan guna mengungkap penyimpangan itu.
Dijelaskan Salangka, apalah artinya kalau semua dugaan penyimpangan tersebut tanpa disertai dengan data atau bukti yang kuat. Itu tentunya hanya akan mengaburkan masalah, bahkan parahnya lagi akan bisa menjurus pada pencemaran nama baik.
“Kalau mau ngotot buka-bukaan kasus, harus berdasarkan data dan bukti. Jangan hanya raba-raba atau ingin melempar isu. Itu bisa mencelakakan diri sendiri, dan pihak lain termasuk warta-wan,” tegas Salangka.
Dijelaskannya, pada prinsipnya pihaknya mendukung supremasi hukum untuk mengungkap kasus per kasus yang ada di Minahasa. Namun apalah artinya kalau itu tidak disertai data dan bukti, ditam-bah dengan pertangungjawab-an orang yang melempar informasi tersebut. “Ya kalau sudah ada data dan bukti penyimpangan APBD dan proyek, langsung saja bawa ke polisi. Jangan kendor apalagi takut,” bebernya.(pen)
|
|